Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Menurut Hakim Joni, terdakwa Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang mengedarkan atau menyiarkan berita bohong atau hoaks dengan sengaja hingga menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  17:23 WIB
Ratna Sarumpaet seusai menerima vonis penjara 2 tahun - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Ratna Sarumpaet seusai menerima vonis penjara 2 tahun - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA - Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun terhadap terdakwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun terhadap terdakwa dikurangi masa tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Joni saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

Menurut Hakim Joni, terdakwa Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang mengedarkan atau menyiarkan berita bohong atau hoaks dengan sengaja hingga menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946," katanya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ratna Sarumpaet dengan hukuman 6 tahun penjara lantaran bersalah atas penyebaran berita bohong terkait penganiayaan hingga menimbulkan keonaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ratna Sarumpaet
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top