Gara-Gara Bendera, Nike Tarik Sepatu Air Max 1 Special Edition

Produsen sepatu terkenal dunia Nike memutuskan menarik produk Air Max 1 Special Edition yang menampilkan versi awal bendera Amerika, setelah mantan gelandang liga NFL Colin Kaepernick menyatakan bahwa bendera tersebut adalah simbol penghinaan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 03 Juli 2019  |  11:43 WIB
Gara-Gara Bendera, Nike Tarik Sepatu Air Max 1 Special Edition
Logo Nike - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG--Produsen sepatu terkenal dunia Nike memutuskan menarik produk Air Max 1 Special Edition yang menampilkan versi awal bendera Amerika, setelah mantan gelandang liga NFL Colin Kaepernick menyatakan bahwa bendera tersebut adalah simbol penghinaan.

Namun, kaum konservatif AS mengkritik langkah itu. Seorang senator dari Partai Republik menyebut keputusan untuk menarik sepatu tersebut sebagai gerakan "anti-Amerika".

Bendera 'Betsy Ross' merupakan salah satu bendera awal yang akan dijadikan bendera AS. Bendera ini menampilkan 13 bintang putih dalam satu lingkaran yang mewakili 13 negara bagian asli di AS. Betsy Ross sendiri merupakan penjahit asal Philadelphia yang namanya dipakai untuk nama bendera tersebut.

Bendera tersebut dianut oleh kaum nasionalis kulit putih dan partai Nazi Amerika. Berdasarkan berita yang dikutip The Guardian, sepatu Nike Air Max 1 Quick Strike Fourth of July ini akan dijual dalam rangka perayaan hari kemerdekaan AS, Fourth of July. Namun, Colin Kaepernick menyerukan agar Nike tidak menjual sepatu dengan simbol yang menghina tersebut karena bendera ini dinilai berkaitan erat dengan perbudakan di AS.

Akhirnya, Nike memutuskan tidak menjual Air Max 1 Quick Strike Fourth of July yang kini dikenal sebagai Nike Betsy Ross.

"Nike memilih untuk tidak merilis Air Max 1 Quick Strike Fourth of July karena menampilkan versi lama bendera Amerika," kata juru bicara Nike, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Rabu (03/06/2019).

Gubernur Arizona Doug Ducey justru menunjukkan ketidaksukaan atas sikap Nike. Lewat Twitter, Ducey menyebut Betsy Ross sebagai "ibu pendiri" AS.

"Kata-kata tidak bisa mengungkapkan kekecewaan saya pada keputusan yang mengerikan ini. Saya malu terhadap Nike," tulis Ducey. Ducey mengatakan dia telah meminta otoritas perdagangan negara untuk menarik insentif keuangan agar Nike membuka pabrik di Arizona.

Nike sebenarnya sudah mengirimkan sepatu Betsy Ross ini ke toko-tokonya. Namun, Nike menarik kembali sepatu tersebut tanpa alasan jelas. Setelah kabar penarikan tersebut, Nike Betsy Ross kini dibanderol seharga US$2.000 atau sekitar Rp28 juta di situs StockX.

Kaepernick adalah mantan gelandang dari klub football 49ers. Sebelumnya, dia pernah menuai kontroversi ketika dirinya berlutut selama lagu kebangsaan AS. Aksinya ini merupakan bentuk pernyataan ketidakadilan sosial dan ketidaksetaraan ras.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nike

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top