Trump Calonkan Mark Esper Jadi Menteri Pertahanan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mencalonkan Sekretaris Angkatan Darat Mark Esper untuk menjadi Menteri Pertahanan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 22 Juni 2019  |  14:19 WIB
Trump Calonkan Mark Esper Jadi Menteri Pertahanan
Pejabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanahan (kanan) berjabat tangan dengan calon Sekretaris Pertahanan berikutnya Mark Esper ketika ia meninggalkan Pentagon di Arlington, Virginia, AS, 21 Juni 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mencalonkan Sekretaris Angkatan Darat Mark Esper untuk menjadi Menteri Pertahanan.

Sebelumnya, Trump menyatakan pembatalan rencana serangan militer terhadap Iran, untuk membalas serangan Teheran AS terhadap pesawat tak berawak AS. Amerika  belum memiliki sekretaris pertahanan permanen selama enam bulan.

James Mattis tiba-tiba berhenti sebagai menteri pertahanan pada Desember 2018 setelah berselisih dengan Trump karena kebijakan luar negerinya, termasuk keputusan untuk menarik pasukan dari Suriah dan mulai merencanakan penarikan pasukan di Afghanistan.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (22/6/2019), Esper akan mengambil alih jabatan Menteri Pertahanan pada Senin mendatang, setelah pengunduran diri Patrick Shanahan yang menjabat sebagai menteri pertahanan sementara.

Patrick Shanahan mengundurkan diri setelah adanya laporan media mengenai kekerasan dalam rumah tangga di keluarganya dalam minggu ini.

Seperti diketahui, Esper pernah bertugas dalam Perang Teluk I sebagai pembantu di Capitol Hill dan menghabiskan tujuh tahun sebagai wakil presiden untuk hubungan pemerintah di kontraktor pertahanan Raytheon.

Trump mengatakan pihaknya juga berencana mencalonkan David Norquist yang saat ini menjabat sebagai pengawas keuangan Pentagon menjadi wakil menteri pertahanan dan Ryan McCarthy yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri Angkatan Darat menjadi Sekretaris Angkatan Darat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
iran, amerika serikat, pentagon, Donald Trump

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top