Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BW Cuma Sendiri di MK, Tim Hukum Prabowo-Sandi Sibuk Kumpulkan Saksi

Tim Hukum Prabowo-Sandi cuma dihadiri ketuanya, yaitu Bambang Widjojanto. Dia ditemani oleh tim asistensi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  16:59 WIB
Ketua Tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto selaku pemohon mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ketua Tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto selaku pemohon mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Tim Hukum Prabowo-Sandi cuma dihadiri ketuanya, yaitu Bambang Widjojanto. Dia ditemani oleh tim asistensi.

Bambang mengatakan bahwa rekan lainnya fokus pada hal lain. Mereka saat ini sedang menyiapkan saksi untuk disiapkan besok.

“Karena tim lawyer-lawyer lain sedang melakukan dua hal. Semuanya konsentrasi dua hal. Satu, saksi yang akan disiapkan besok. Kedua itu ahli,” katanya di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Bambang menjelaskan bahwa sembari hadir dalam sidang yang agendanya mendengarkan jawaban termohon, pihak terkait, dan pemberi keterangan, dia juga sedang menyiapkan bukti-bukti persidangan.

Saksi atas gugatan tersebut masih dia rahasiakan. Akan tetapi, jumlahnya akan melebihi batas yang ditentukan MK. “Tapi saksi yang kita ajukan di atas 20, sekitar 30-an gitu. Siapa saja, saya belum bisa jawab,” jelasnya. 

MK sebelumnya membatasi jumlah saksi yang dibawa pada perselisihan hasil pemilihan umum pilpres hanya 15 untuk saksi dan 2 ahli.

Keberatan dengan keputusan itu, Bambang akan menyampaikan penolakan. Suratnya keberatan masih belum dia serahkan. “Saya akan jawab soal surat nanti setelah persidangan karena tidak etis,” ucapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sidang MK bambang widjojanto
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top