Sejuta Pesona Kota Batu, Tempat Wisata Populer Sejak Zaman Belanda

Sudah menjadi cerita lumrah bahwa jika momen liburan tiba, Kota Batu di Jawa Timur akan selalu ramai dan padat wisatawan. Sohornya Batu sebagai tujuan wisata ternyata sudah dimulai sejak zaman Belanda.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  16:36 WIB
Sejuta Pesona Kota Batu, Tempat Wisata Populer Sejak Zaman Belanda
Pemandangan di Jatim Park 1 sebagai salah satu destinasi di Kota Batu. - Tim Jelajah Jawa Bali 2019

Bisnis.com, BATU — Berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, Kota Batu di Jawa Timur menawarkan hawa sejuk dan pemandangan indah. Tidak heran jika tempat tujuan wisata yang dikelilingi Gunung Arjuno dan Gunung Panderman ini selalu menjadi pilihan pengunjung saat libur panjang, terutama Lebaran. 

Sudah menjadi cerita lumrah bahwa jika momen liburan tiba, Kota Batu akan selalu ramai dan padat wisatawan. Sohornya Batu sebagai tujuan wisata ternyata sudah dimulai sejak zaman Belanda. 

Dahulu, Batu merupakan tujuan wisata kaum elit Belanda. Batu menjadi tempat istirahat pejabat-pejabat Belanda yang berada di Indonesia. Bahkan, Presiden Soekarno juga menjadikan Batu sebagai tempat peristirahatan. 

Tidak mengherankan jika penginapan yang ada di Batu berusia cukup tua karena para pengelola penginapan sudah membuka jasa menyediakan akomodasi berupa wisma atau losmen sejak kawasan ini populer sebagai tempat tetirah. 

Cuaca yang dingin dan geografis pegunungan menjadikan Batu juga sangat cocok dikembangkan sebagai wilayah agrowisata. Banyak buah maupun sayur hasil produksi Kota Batu yang telah masyhur kelezatannya. 

Tidak hanya itu, Batu juga memiliki beragam tempat hiburan petualangan seperti paralayang, arung jeram, peternakan kuda, air terjun, hingga pemandian air panas. 

Pada perkembangan selanjutnya, di Batu berkembang sejumlah theme park. Salah satu pengembang theme park di Batu adalah Jawa Timur Park Group (JTP) yang kini memiliki 8 theme parks, 4 museum, kebun binatang, hotel dan apartemen. 

Marketing & Public Relation Jawa Timur Park Group Titik Ariyanto mengatakan bahwa sejak didirikan pada 2001, Jawa Timur Park Group berupaya mengembangkan destinasi wisata yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan hiburan sekaligus. 

Setahun berselang, wahana edukasi dan hiburan milik JTP yakni Jatim Park 1 sempat kerepotan menerima pengunjung. Setidaknya pada saat itu, selama dua minggu, Jatim Park 1 mampu menerima sekitar 30.000 wisatawan dalam sehari. 

"Kami bahkan sampai menolak pengunjung karena begitu banyaknya pengunjung yang datang," katanya kepada Tim Jelajah Jawa Bali 2019, Jumat (7/6/2019). 

Bagi pelancong yang ingin menuju Batu, harus sedikit bersabar dengan beberapa titik yang mungkin akan mengalami kemacetan. Bahkan saat akhir pekan, dipastikan pergerakan di kota ini akan sulit sekali. 

Pelancong yang ingin menuju Kota Batu dapat menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer dari Bandara Internasional Juanda Surabaya dan 20 menit perjalanan darat dari Kota Malang, Jawa Timur.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pangestu Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top