Isi Bensin bisa Online dengan Aplikasi My Pertamina di Jalur Mudik

Jangan sampai perjalanan mudik tahun ini bermasalah karena lupa mengisi bensin. Apalagi, kendaraan terpaksa mogok lama lantaran SPBU yang jaraknya cukup jauh.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  16:09 WIB
Isi Bensin bisa Online dengan Aplikasi My Pertamina di Jalur Mudik
Petugas dari Pertamina mengisi BBM para peserta Ekspedisi Trans Jawa di rest area KM 597 B, Madiun, Jawa Timur, Kamis (20/12). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Jangan sampai perjalanan mudik tahun ini bermasalah karena lupa mengisi bensin. Apalagi, kendaraan terpaksa mogok lama lantaran SPBU yang jaraknya cukup jauh.

Jika kehabisan bensin, pemudik bisa memanfaatkan bahan bakar khusus (BBK) dalam kemasan yang bisa dipesan secara online atau aplikasi maupun menghubungi call center Pertamina. Pemesanan melalui online dapat dilakukan lewat aplikasi My Pertamina.

BBK dalam kemasan yang dijual di 99 titik sepanjang jalur mudik dan arus balik Pulau Jawa dan Sumatera. Produk BBK dalam kemasan yang dijual yakni Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex. Layanan ini dapat digunakan masyarakat pada periode 29 Mei-12 Juni 2019.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Dexlite dan Pertamina Dex) selaku produk pengusung program Ramadhan dan Mudik ini merupakan produk bahan bakar unggulan dari Pertamina. Produk ini mengandung detergency, demulsifier, corrosion inhibitor dengan keunggulan bahan bakar berkualitas, mesin lebih berish, suara mesin lebih halus, dan meningkatkan kehandalan kendaraan.

"Sepanjang Ramadhan biasanya Pertamax lebih banyak diminati pemudik, baik selama arus mudik maupun arus balik," katanya, kepada Bisnis, Rabu (29/5/2019).

Kondisi kehabisan bensin juga mungkin saja terjadi pada pemudik yang pertama kali melewati jalur baru. Misalnya, baru pertama kali mencoba jalur tol Jawa.

Tetapi tidak usah khawatir, persoalan mengisi bensin seharusnya tidak menjadi masalah bagi pemudik yang melewati jalur tol trans Jawa. Sebab, rata-rata setiap jarak 20 km ada 1 SPBU yang tersedia.

PT Pertamina mengaku telah menyiapkan 10 SPBU Baru di Jalan Tol Jawa. Pemudik juga bisa memanfaatkan stasiun yang dapat berpindah atau SPBU modular untuk melakukan pengisian bensin.

Menurutnya, Pertamina juga menyiapkan 200 motoris di Jalur mudik dan arus balik.  Selama masa Mudik dan arus balik, Pertamina menyediakan 15 titik Rumah Pertamina Siaga berupa fasilitas istirahat terbaik gratis persembahan Pertamax. Rumah Pertamina Siaga ini akan mulai beroperasi secara bertahap mulai 27 Mei hingga 10 Juni 2019.

"Kami memahami perjalanan mudik biasanya cukup melelahkan bagi pemudik, meskipun melalui jalur tol," katanya.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pangestu Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini.

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top