Tips Mudik Menggunakan Angkutan Umum

Tidak sedikit orang yang memilih angkutan umum untuk pulang ke kampung halaman pada momen mudik Lebaran.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  15:55 WIB
Tips Mudik Menggunakan Angkutan Umum
Pemudik mulai berdatangan usai pulang dari kampung halamannya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (29/6). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Tidak sedikit orang yang memilih angkutan umum untuk pulang ke kampung halaman pada momen mudik Lebaran.

Namun, pada momen tersebut, angkutan umum menjadi lebih padat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Menurut Kemenhub, mudik Lebaran kali ini terdapat 22,83 juta pemudik yang akan menggunakan angkutan umum," ujar Ketua Harian YLKI Tulus Abadi dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (29/5/2019).

Menurutnya, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,41% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan paling tinggi pada penumpang bus umum, sebesar 3,88% yakni dari 4,51 juta penumpang pada 2018 menjadi 4,68 juta penumpang pada 2019.

Untuk para pemudik yang menggunakan transportasi umum, terdapat beberapa tips agar perjalanan mudik menjadi nyaman, aman, dan menyenangkan.

1.Datang lebih awal di stasiun,terminal bus,pelabuhan atau bandara

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sehingga proses persiapan seperti check in dan lain-lain tidak terhambat. Selain itu, Pastikan tiket atau kode booking dan kartu identitas yang masih berlaku tidak tertinggal.

  1. Hindari membawa barang dan uang yang berlebihan

Estimasi berapa biaya yang dibutuhkan untuk perjalanan seperti makan, minum dan biaya-biaya kecil lainnya. Tetaplah waspada, selama musim mudik, tingkat kejahatan di terminal, stasiun, pelabuhan maupun bandara relatif meningkat.

3.Membawa obat-obatan pribadi

Tips ini terutama untuk para pemudik yang memiliki riwayat gangguan kesehatanyang dapat muncul tiba-tiba. Adapun obat-obatan penting seperti obat anti mabuk, obat sakit kepala, dan pegal-pegal untuk antisipasi, serta vitamin.

  1. Catat nomor penting akses poin pengaduan.

Manfaatkan nomor tersebut jika terjadi permasalahan dalam perjalanan selama mudik. Sampaikan pengaduan dengan bahasa yang baik, sopan dan kronologis yang jelas.

  1. Upayakan menunggu jemputan keluarga atau transportasi umum di tempat yang ramai

Hal tersebut guna menghindari tindak kejahatan, terutama jika tiba ditujuan masih yang sudah malam. Dengan begitu, memperkecil peluang terjadi tindak kejahatan.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M Arief, Maria Elena, Reni Lestari

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top