Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Flu Babi Afrika, Vietnam Musnahkan 1,7 Juta Ekor Babi

Vietnam memusnahkan lebih dari 1,7 juta babi menyusul menyebarnya wabah flu babi Afrika ke seluruh negeri. Para pejabat memperingatkan penyakit itu akan merambah peternakan komersial yang cukup besar.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  09:19 WIB
Peternakan babi - Istimewa
Peternakan babi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Vietnam memusnahkan lebih dari 1,7 juta babi menyusul menyebarnya wabah flu babi Afrika ke seluruh negeri. Para pejabat memperingatkan penyakit itu akan merambah peternakan komersial yang cukup besar.

Sekitar 5 persen populasi babi Vietnam telah dimusnahkan karena jumlah provinsi dan kota yang terinfeksi meningkat menjadi 42, kata pemerintah di situs resminya. Sementara itu, Kementerian Vietnam mengatakan epidemi ini kemungkinan akan terus berkembang ke lokasi lain dan pertanian yang lebih besar.

Musim hujan dan banjir berikutnya di wilayah barat daya Delta Mekong telah memperburuk penyebaran wabah ini dan mempengaruhi penguburan hewan yang dimusnahkan. Bahkan di daerah-daerah di mana tidak ada kasus baru selama setidaknya 30 hari, wabah dapat terjadi lagi.

Pemerintah mengatakan telah menerima umpan balik terkait kompensasi yang lebih tinggi untuk petani yang terkena dampak. Kompensasi saat ini sebesar 38.000 dong (sekitar Rp23.500) per kilogram dianggap terlalu murah, sehingga petani menyembunyikan babi mereka atau menunda laporan infeksi. Mereka juga mencoba menjual hewan yang terinfeksi.

Di provinsi Dong Nai, yang dikenal sebagai "ibukota babi" Vietnam, pemerintah akan menuntut para petani yang telah menolak pemusnahan babi mereka yang sakit. Pemotongan dan penjualan daging babi yang terinfeksi masih terjadi di sana, ungkap pemerintah.

Pemerintah mendorong pemeliharaan unggas, sapi, dan ternak lainnya untuk mengimbangi kemungkinan kekurangan daging babi.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Menteri Pertanian Vietnam, Nguyen Xuan Cuong sedang memerintahkan peternakan babi besar dan kecil dengan laporan kasus infeksi untuk menghentikan pengembangbiakan babi untuk saat ini. Kementerian mengarahkan pemerintah daerah untuk membantu para petani babi menemukan mata pencaharian alternatif.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Flu Babi
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top