Polisi Amankan Polwan NOS Terindikasi Radikalisme

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengamankan seorang perempuan berinisial NOS yang merupakan anggota polisi wanita (polwan) karena diduga terindikasi radikalisme di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  09:57 WIB
Polisi Amankan Polwan NOS Terindikasi Radikalisme
Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera menjadi pembicara pada The Editor's Talk bertajuk Media Meliput Perempuan yang digelar Forum Pemred dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019, di Surabaya, Jumat (8/2/2019). - Bisnis/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengamankan seorang perempuan berinisial NOS yang merupakan anggota polisi wanita (polwan) karena diduga terindikasi radikalisme di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

"Iya benar, seorang anggota polisi," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Minggu (26/5/2019) malam.

Berdasarkan data yang dihimpun, NOS berpangkat bintara dan masih aktif di Direktorat Reserse Kriminal Umum (ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut) dengan masa jabatan sudah empat tahun lebih atau terhitung sejak 16 Februari 2015.

Barung menambahkan, penangkapan perempuan terduga terpapar paham radikal ini karena adanya kerja sama antara Polda Jatim dengan Polda Malut.

"Iya itu bekerja sama dengan polsek kemudian diberikan ke Polda Jatim dan Polda Malut," ucap perwira menengah tersebut.

Saat ini, kata dia, terduga masih berada di Markas Polda Jatim dan rencananya langsung ditangani oleh Polda Malut untuk proses penyidikannya.

"Yang bersangkutan sedang diamankan di Polda Jatim, dan sekarang anggota Polda Malut sedang perjalanan menjemputnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, polda jatim, radikalisme

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top