Jokowi Beri 3 Pakaian untuk Pemilik Warung Korban Penjarahan Aksi 22 Mei

Korban penjarahan aksi massa 22 Mei 2019, Usma, menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Senin (27/5/2019).
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  11:53 WIB
Jokowi Beri 3 Pakaian untuk Pemilik Warung Korban Penjarahan Aksi 22 Mei
Korban penjarahan aksi massa 22 Mei 2019, Usma, menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (27/5/2019). JIBI/Bisnis - Yodie Herdiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Korban penjarahan aksi massa 22 Mei 2019, Usma, menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Senin (27/5/2019).

Usma merupakan korban penjarahan ketiga yang menemui Jokowi di Istana. Sebelumnya, dua korban penjarahan lainnya yaitu Rajab dan Ismail menemui Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (25/5/2019). Warung rokok milik Usma dijarah oleh massa dalam kerusuhan pada 22 Mei 2019.

Dalam pertemuan tertutup itu, Usma dan Jokowi bertemu sekitar 30 menit. Setelah keluar dari Istana, Usma menenteng sejumlah pakaian yang dibungkus di dalam plastik hitam.

Usma mengaku diberi tiga pakaian oleh Jokowi karena baju miliknya hangus terbakar dalam kerusuhan aksi massa 22 Mei 2019.

 "Ada tiga, bajunya angus," kata Usma yang memiliki warung di dekat pos polisi di Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Usma mengaku mendapatkan pesan dari Jokowi untuk kembali berjualan. Dia akan kembali berjualan di dekat Pos Polisi Sabang setelah Lebaran.

Seperti diketahui, aksi masa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berujung kerusuhan pada 22 Mei 2019. Massa yang berhadapan dengan aparat menyebar hingga ke Jalan Wahid Hasyim dan Jalan Sabang. Pada saat itu, massa membakar pos polisi di Jalan Sabang.

 Warung milik Usma yang berlokasi tidak jauh dari pos polisi itu kemudian dijarah. Akibat peristiwa itu, Usma mengaku rugi sebesar Rp20 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, bawaslu, Aksi 22 Mei

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top