PDIP Sayangkan Sikap Prabowo Tarik Saksi di Pleno KPU

Sikap menarik saksi tidak akan mengganggu legalitas hasil rekapitulasi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 Mei 2019  |  11:43 WIB
PDIP Sayangkan Sikap Prabowo Tarik Saksi di Pleno KPU
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Jakarta, Selasa (14/5/2019). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyayangkan sikap capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menarik seluruh saksi rekapitulasi suara di KPU tingkat pusat.

"Sikap menarik saksi tidak akan mengganggu legalitas hasil rekapitulasi. Sikap itu sangat disayangkan, bertentangan dengan komitmen deklarasi pemilu damai," ujar Hasto dalam keterangan resminya, Kamis (16/5/2019).

"Sebab, deklarasi pemilu damai yang ditandatangani seluruh paslon dan pimpinan parpol merupakan kontrak politik untuk menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan melaksanakan seluruh tahapan pemilu dengan aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politik SARA, dan politik uang," tambahnya.

Menurut Hasto, pihak 02 Prabowo-Sandiaga mestinya belajar dari kedewasaan rakyat. Sebab, dari hasil survei, sekitar 92 persen responden menyatakan menerima hasil Pemilu meski jagonya kalah.

"Jadi PDI Perjuangan meyakini dengan melihat dukungan para tokoh nasional, kesiapan TNI dan POLRI, serta kematangan rakyat Indonesia, maka puncak rekapitulasi pada tanggal 22 Mei 2019 nanti, situasi politik akan aman dan terkendali," jelasnya.

"Mereka yang akan memaksakan jalan di luar hukum akan berhadapan dengan hukum negara dan rakyat Indonesia," tutup Hasto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prabowo subianto, Pemilu 2019, Hasil Rekapitulasi KPU

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top