Polda Metro Jaya : Jakarta Aman, Isu Begal Hanya Hoaks Lama yang Dimainkan Kembali

Polda Metro Jaya mengungkapkan isu begal yang kini tengah ramai di masyarakat adalah tidak benar alias hoaks belaka.
Sholahuddin Al Ayyubi | 15 Mei 2019 14:59 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Metro Jaya mengungkapkan isu begal yang kini tengah ramai di masyarakat adalah tidak benar alias hoaks belaka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengungkapkan ada beberapa pihak yang sengaja menyebarkan kasus hoaks beberapa tahun lalu melalui media sosial. Hal itu diduga dilakukan agar masyarakat takut dan khawatir keluar rumah pada malam hari. 

Argo menjamin situasi wilayah hukum Polda Metro Jaya masih kondusif dan aman, karena anggota Polri tidak berhenti melakukan patroli selama bulan Ramadan.

"Ada juga yang menaikkan kasus-kasus lama dan diviralkan kembali. Kemudian ada juga broadcast jangan melintas kalau malam karena banyak begal. Ini isu lama yang dimainkan kembali," tuturnya, Rabu (15/5/2019).

Argo mencontohkan salah satu informasi hoaks yang kini beredar di masyarakat mengenai adanya begal di wilayah BSD Tangerang Selatan hingga tangan korbannya putus, merupakan informasi tidak benar. 

Menurut Argo, peristiwa itu terjadi di daerah Bekasi Utara pada 22 Februari 2019 dan pelakunya sudah ditangkap. Selain itu, ada juga hoaks pembacokan seseorang di wilayah Kwitang Jakarta Pusat akibat dua belah pihak cekcok mulut dan pelakunya juga sudah ditangkap.

"Beberapa hari ini kita memang sering mendapat video tentang hal itu dan membuat masyarakat ketakutan, itu semua tidak benar," katanya.

Argo menjelaskan bahwa Polri sudah bekerja sama dengan TNI untuk melakukan patroli mulai pukul 23.00 WIB hingga subuh selama bulan Ramadan. Menurutnya, jika selama berpatroli ditemukan ada gelombolan anak muda, maka Polri-TNI langsung menghampiri dan berdialog.

"Jadi kalau ada gerombolan masyarakat, akan kita hentikan dan kita ajak berdialog. Upaya preventif kami lakukan dengan patroli gabungan Polri-TNI untuk mengamankan situasi," ujarnya.

Argo mengimbau agar masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya dan tidak perlu takut pergi malam hari karena Polri-TNI tidak pernah berhenti melakukan patroli di setiap daerah rawan begal.

"Dalam kurun waktu awal Mei sampai sekarang, kami belum menerima laporan terkait begal itu. Jakarta aman. Silakan beraktivitas, Polda Metro Jaya siap mengamankan," tuturnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polda metro jaya, hoax

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup