Pemilu Legislatif 2019 : 'Bang Doel' Diprediksi Lolos Jadi Anggota DPR

Bila PDIP mendapatkan jatah tiga kursi DPR, Gerindra mengirimkan dua wakilnya ke Senayan.
Samdysara Saragih | 15 Mei 2019 13:48 WIB
Rano Karno dan Opelet Si Doel Anak Sekolahan - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA — Pemain film senior Rano Karno memang kalah perolehan suara dari Wahidin Halim dalam Pemilihan Gubernur Banten pada 2017.

Namun, dalam kontestasi memperebutkan kursi DPR RI, Rano boleh berbangga karena lebih unggul dari Wahidin.

Indikatornya adalah perbandingan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 dengan Pemilu Legislatif 2014 di Daerah Pemilihan Banten III.

Pada 2014, Wahidin melenggang ke Senayan berbekal 127.392 suara di Dapil Banten III. Politisi Partai Demokrat itu meraih suara tertinggi di antara 10 caleg terpilih. Kini, perolehan suara itu telah dipecahkan oleh Rano Karno dalam Pileg 2019.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Rano menyedot 274.294 suara.

Perolehan itu tidak hanya tertinggi untuk Dapil Banten III, tetapi juga berdampak positif buat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mendaftarkan Rano sebagai caleg. Berkat kontribusi bekas Gubernur Banten itu, PDIP mengumpulkan 647.633 suara.

Bila dikonversi ke kursi DPR dengan metode Sainte Lague, PDIP berhak mengirimkan tiga wakil ke Senayan. Mereka adalah Rano sendiri, petahana Marinus Gea, dan Ananta Wahana.

Prestasi itu juga lebih baik dari Demokrat yang diperkuat Wahidin pada Pileg 2014. Ketika itu, Wahidin tidak cukup mampu mangatrol suara partainya sehingga hanya kebagian jatah satu kursi DPR.

Pileg 2019 tidak mengubah susunan tiga besar pengumpul suara di Dapil Banten III. Seperti 5 tahun lalu, PDIP di puncak dengan Partai Gerindra dan Partai Golkar masing-masing di peringkat kedua dan ketiga. Bedanya, perolehan suara tiga parpol itu meningkat.

Lonjakan suara juga dinikmati oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berhasil mengoleksi 375.097 suara sehingga menyodok peringkat keempat. Padahal, pada Pileg 2014 perolehannya hanya diperingkat kelima dengan 215.323 suara.

Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang menikmati penambahan jumlah kursi. Bila PDIP mendapatkan jatah tiga kursi DPR, Gerindra mengirimkan dua wakilnya ke Senayan.

Kursi tambahan PDIP dan Gerindra itu direbut dari Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Hanura. Dengan demikian, hanya tujuh parpol yang berhak mengisi kuota 10 wakil rakyat Dapil Banten III ke DPR periode 2019-2024.

Rekapitulasi tingkat provinsi KPU Banten akan direkap lagi di tingkat nasional. Setelah itu, KPU RI akan menetapkan perolehan suara dan caleg terpilih.

SIMULASI PENGISIAN KURSI DPR DAPIL BANTEN III BERBASIS SAINTE LAGUE* 

Partai Politik 

Caleg 

PengisianKursi Ke- 

Suara Caleg

Partai Demokrasi IndonesiaPerjuangan 

Rano Karno 

274.294 

Marinus Gea 

41.471 

Ananta Wahana 

10 

26.662 

Partai Gerindra 

Sufmi Dasco Ahmad  

99.002 

Martina 

28.539 

Partai Golkar 

Andi Achmad Dara  

84.111 

Partai Keadilan Sejahtera 

Mulyanto 

74.772 

Partai Kebangkitan Bangsa 

Rano Alfath 

83.416 

Partai Demokrat 

Zulfikar 

60.064 

Partai Amanat Nasional 

M. Ali Taher  

71.945 

*Asumsi PSI yang memperoleh 130.010 suara tidak lolos ambang batas parlemen 4% suara sah nasional 

Sumber: Formulir DC1-DPR KPU Banten, diolah 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banten, rano karno, dapil, Pemilu 2019

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup