Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Akhirnya Tangkap Pria yang Ingin Penggal Kepala Jokowi

Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam sebuah video yang terekam dan viral di media sosial.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Mei 2019  |  13:08 WIB
Ilustrasi - JIBI/Antara
Ilustrasi - JIBI/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam sebuah video yang terekam dan viral di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan pelaku berinisial HS, 25 tahun, ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kebupaten Bogor, hari ini sekitar pukul 08.00 WIB.

"Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/5/2019).

 Argo menyebut HS diduga melanggar Undang-Undang ITE dengan modus mengancam membunuh Jokowi. Dalam video yang beredar, HS mengancam Jokowi dengan mengutarakan kata-kata, “Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah."

Menurut Argo, ucapan ancaman terhadap Jokowi itu disampaikan ketika HS sedang mengikuti aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat pada Jumat, 10 Mei 2019 sekitar 14.40 WIB. Pelaku yang tinggal di kawasan Palmerah Barat ini diduga melanggar Pasal 104 KUHP tentang makar dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Pilpres 2019

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top