Pemilu 2019 : Ikatan Da'i Nusantara Tolak Cara-cara People Power

Ikatan Da'i Nusantara (IDN) menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya para oetugas pemilu selama menjalankan tugas.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 30 April 2019  |  09:32 WIB
Pemilu 2019 : Ikatan Da'i Nusantara Tolak Cara-cara People Power
Warga menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2019. - Reuters/Willy Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA — Ikatan Da’i Nusantara (IDN) mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang telah sukses menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan aman dan damai.

Dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (30/4/2019), IDN menyamapikan tujuh sikap atas perhelatan Pemilu 2019 pada 17 April lalu.

Selain mengapresiasi kinerja KPU, Bawaslu, serta aparat keamanan selama bertugas menyiapkan Pemilu 2019, IDN juga menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya para oetugas pemilu selama menjalankan tugas.

Seanjutnya, IDN ingin agar persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya. Untuk itu, diharapkan semua pihak khususnya elite politik memberikan sikap negarawan yang baik sebagai teladan bagi masyarakat.

“Semua pihak khususnya elite politik diharapkan menahan diri dengan menghormati proses yang sedang berjalan di KPU termasuk menerima dengan keputusan yang akan ditetapkan KPU,” tulis Ustaz Ramdhani dalam keterangan resminya.

IDN juga menolak praktik culas “Politik dan Hukum Jalanan”; hoaks, fitnah, tuduhan bohong, curang dsb terhadap pihak lain termasuk penyelenggara pemilu.

Selain itu, IDN juga menolak upaya pengerahan massa atau people power yang mengesampingkan jalur konstitusional terhadap hasil Pemilu karena bertentangan dengan semangat demokrasi dan hukum.

“Ketidakpuasan terhadap proses dan hasil dalam Pemilu adalah hak semua peserta dan hendaknya disampaikan melalui jalur-jalur hukum yang berlaku.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
SENGKETA PEMILU, Pemilu 2019, Aksi 22 Mei

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top