Sistem Pemilu : Ketua DPR Dorong KPU Pakai E-Voting

KPU pernah mengusulkan penggunaan penghotungan suara secara elektronik atau  e-counting dan e-rekap.
Stefanus Arief Setiaji | 26 April 2019 16:38 WIB
Warga memasukkan surat suara ke dalam kotak saat pemilihan ulang di TPS 35 di Jalan Gereja Medan, Sumatra Utara, Kamis (25/4/2019). - ANTARA/Septianda Perdana

Kabar24.com, JAKARTA — Ketua DPR Bambang Soesatyo mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat kajian terkait dengan sistem Pemilihan Umum (Pemilu) berbasis elektronik atau e-voting.

Dia  mengatakan KPU pernah mengusulkan penggunaan penghotungan suara secara elektronik atau  e-counting dan e-rekap.

Namun, dia mengusulkan adanya perubahan secara menyeluruh, hingga penggunaan e-voting yang menurutnya akan lebih menghemat waktu dan biaya.

Menurutnya, melalui sistem e-voting, tidak diperlukan lagi jumlah panitia penyelenggara, pengawas, saksi maupun keamanan yang banyak. 

“Termasuk tidak dibutuhkan lagi pengadaan bilik suara, kotak suara, surat suara dan tinta. Sehingga melalui e-voting penyelenggaraan Pemilu diharapkan bisa lebih mempermudah dan mempercepat proses  perhitungan dan rekapitulasi suara, sehingga bisa meminimalisasi jatuhnya korban,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Jumat (26/4/2019).

Dia mendorong KPU untuk mempersiapkan sarana maupun prasarana, dan melakukan kajian secara matang terhadap rencana pelaksanaan Pilkada dan Pemilu jika menggunakan sistem e-voting.

“Ini penting dilakukan agar dapat menjamin azas jujur, adil dan rahasia tetap terjamin, kelancaran, keamanan, dan ketertiban pada pelaksanaan Pilkada dan Pemilu mendatang, serta selalu mengedepankan prinsip bekerja dengan transparan, berintegritas, profesional, dan independen,” katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dpr, kpu, Bambang Soesatyo

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup