Presiden Terpilih Belum Diputuskan KPU, Ketua FKUB Papua Sudah Ucapkan Selamat

Meski belum diputuskan KPU siapa yang menjadi presiden terpilih hasil Pilpres 2019, Ketua Forum Kerukuman Umat Beragama Papua sudah mengucapkan selamat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 April 2019  |  02:05 WIB
Presiden Terpilih Belum Diputuskan KPU, Ketua FKUB Papua Sudah Ucapkan Selamat
Suasana pemungutan suara Pemilu 2019 di Distrik Libarek Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (17/4/2019). - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis,com, JAYAPURA - Meski belum diputuskan KPU siapa yang menjadi presiden terpilih hasil Pilpres 2019, Ketua Forum Kerukuman Umat Beragama Papua sudah mengucapkan selamat.

Ketua FKUB Papua Pendeta Lipius Biniluk menyampaikan ucapan selamat kepada presiden terpilih dalam Pemilu 2019, walaupun belum ada keputusan resmi dari KPU.

“Selamat kepada presiden dan wakil presiden terpilih yang terungkap dari hasil 'quick count',” kata Pendeta Biniluk kepada Antara di Jayapura, Sabtu (20/4/2019).

Di sisi lain, Pendeta Biniluk mengatakan walaupun sudah ada  hasil perhitungan cepat, semua pihak dapat menahan diri dan tetap rendah hati mengingat hingga kini KPU masih bekerja, melakukan penghitungan suara secara berjenjang.

"Mari kita semua menahan diri dan menunggu hasil pleno KPU karena hingga kini proses tersebut masih berlangsung," kata Pendeta Biniluk.

Tentang pelaksanaan pemilu di Papua, Pendeta Biniluk mengakui pesta demokrasi sudah berjalan lancar dan aman.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan pemilu, khususnya di Papua, karena berlangsung aman dan lancar walaupun sempat diwarnai dengan penyaluran logistik yang tersendat-sendat hingga menyebabkan pelaksanaannya ditunda di beberapa distrik di Kota Jayapura,” kata Pendeta Biniluk.

Pendeta Biniluk mengharapkan hal itu tidak terulang kembali pada pesta demokrasi di daerah setempat [ada masa mendatang, karena Kota Jayapura merupakan barometer.

Tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam FKUB menjelang pelaksaan pemilu, yakni sejak Januari hingga awal April, secara rutin menggelar kegiatan doa dan puasa bersama yang bertujuan agar pesta demokrasi lima tahunan berjalan aman dan lancar.

"Puji Tuhan semua berjalan lancar, termasuk di wilayah yang sempat ada ancaman golput," kata Pendeta Biniluk.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, Pilpres 2019

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top