Prabowo Merasa Pilpres 2019 Berat, tapi Berat Badannya Naik selama Kampanye

Calon presiden Prabowo Subianto mengucap syukur setelah menggunakan hak pilihnya di pemilihan umum atau Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 17 April 2019  |  12:58 WIB
Prabowo Merasa Pilpres 2019 Berat, tapi Berat Badannya Naik selama Kampanye
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto usai menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Presiden 2019 di TPS 041, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, (17/4). JIBI/Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA  - Calon presiden Prabowo Subianto mengucap syukur setelah menggunakan hak pilihnya di pemilihan umum atau Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019).

Ketua Umum Partai Gerindra ini mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 041, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

"Alhamdulilah," kata Prabowo kepada wartawan seusai pencoblosan.

Prabowo kemudian sekilas mengenang Pemilu 2019 yang menurut dia berat. Ia menyinggung soal masa kampanye yang berlangsung cukup lama sejak September 2018.

Sebelum masa kampanye dimulai, Prabowo juga mengaku sudah bergerak untuk pencalonannya.

"Karena pemilu kita sekarang saya kira agak berat ya. Delapan bulan kampanye. Sebelum delapan bulan, kira-kira lima bulan enam bulan nyari tiket, lobi lobi lobi," kata Prabowo.

Kendati berat, Prabowo mengaku berat badannya naik selama masa kampanye ini. Sebab, kata dia, setiap kali berkunjung ke lokasi kampanye dia harus menyantap makanan yang dihidangkan.

Prabowo mengatakan tak ingin mengecewakan pendukungnya, terutama kaum emak-emak yang sudah memasak untuk menjamu dirinya.

"Kadang-kadang saya makan siang tiga kali, empat kali. Masakan Indonesia wuenak e," kata Prabowo sembari mengacungkan jempol dan telunjuknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
quick count, prabowo subianto, Pilpres 2019, quick count pilpres 2019

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top