3 Perbedaan Gaya Kampanye Prabowo dan Jokowi

Dalam kampanye terbuka pemilihan umum yang dimulai sejak 24 Maret 2019 lalu kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno gencar turun ke berbagai daerah di Indonesia.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 30 Maret 2019  |  11:58 WIB
3 Perbedaan Gaya Kampanye Prabowo dan Jokowi
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (atas, tengah) menyapa pendukungnya saat kampanye terbuka di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019). - Antara/Sigid Kurniawan.

Kabar24.com, JAKARTA - Dalam kampanye terbuka pemilihan umum yang dimulai sejak 24 Maret 2019 lalu kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno gencar turun ke berbagai daerah di Indonesia.

Kampanye terbuka akan digelar hingga 13 April 2019 mendatang.

Berikut beda isu dan gaya yang disampaikan oleh Jokowi dan Prabowo dalam setiap kampanye terbuka seperti dikutip dari tempo.co

1. Isu

Jokowi secara konsisten menyampaikan hal yang ia klaim berhasil dalam pemerintahannya. Misalnya, soal pembangunan infrastruktur yang mumpuni. Jokowi juga sellau menyampaikan ajakan melawan berita bohong atau hoaks dan tidak mengambil sikap golongan putih (golput).


Dia juga tak lupa mempromosikan tiga kartu yang ia janjikan yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja.

Belakangan, Jokowi mengajak para pendukungnya mengenakan baju putih ke TPS. Pernyataan itu pertama terlontar saat kampanye di Dumai, Riau. Jokowi beralasan, baju putih itu untuk mencocokkan dengan warna yang dia dan Ma'ruf Amin kenakan dalam foto yang terpampang di surat suara.

Sedangkan, Prabowo kerap menyinggung penegakan hukum di era Jokowi yang dianggap lemah. Ia menjanjikan di bawah kepempinannya penegakan hukum tidak akan pandang bulu.

Ia juga berjanji akan menurunkan harga kebutuhan pokok dalam 100 hari pertama jika terpilih menjadi presiden. "Saya kumpulkan pakar dan bertanya kepada mereka. Mereka hitung dan lapor, bisa kita turunkan harga-harga," tutur Prabowo saat kampanye terbuka di Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu, 24 Maret 2019.

Selain itu, Prabowo juga akan menurunkan harga tarif dasar listrik dalam 100 hari kerja setelah dilantik. Terakhir, ia juga mengatakan berulang perihal kebocoran anggaran.

2. Gaya Menyapa Pendukung

Perbedaan antara Jokowi dan Prabowo dapat dilihat dari cara mereka menyapa pendukung saat diboyong dalam kendaraan kampanye. Jokowi lebih sering terlihat duduk di jok belakang sedan kepresidenan sembari menyapa pendukung melalui jendela terbuka.

ADVERTISEMENT


Sementara Prabowo memilih berdiri dan menyalami pendukungnya dengan bagian atas tubuh menyebul ke atas atap mobil melalui sunroof.

3. Gaya Kampanye di Panggung


Prabowo kini gemar membuka baju saat menyapa pendukungnya. Salah satunya ketika ia berada di Subang, Jawa Barat. Saat itu, di tengah guyuran hujan deras, Prabowo berkeliling menyapa pendukungnya dengan menggunakan mobil. Ia lalu membuka baju safari warna coklat miliknya dan melemparkannya ke arah pendukungnya.

Sementara Jokowi, kerap mengabadikan momen dengan selfie bersama pendukungnya dalam setiap kampanye yang ia lakukan. Ia sendiri yang memegang ponsel warga dan menjepretnya. Beberapa kali ibu Negara Iriana Jokowi juga terlihat mendampingi.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KAMPANYE PILPRES

Sumber : Tempo.co

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top