Pendukung Jokowi Optimis Menang di Kaltim

Para pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin optimistis Kalimantan Timur bisa meraup dukungan sampai 70%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  15:16 WIB
Pendukung Jokowi Optimis Menang di Kaltim
Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) - ANTARA/Aswaddy Hamid

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Para pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin optimistis Kalimantan Timur bisa meraup dukungan sampai 70%.

Salah satu massa pendukung petahana, Sunarti menyatakan kepada Bisnis, Jokowi berpeluang meraup suara sampai 70%.

"Mantaplah. Kaltim bisa 70% suara," tutur Sunarti kepada Bisnis, Kamis (28/3/2019).

Keyakinan Sunarti dipicu oleh pidato Jokowi dalam kampanye terbuka di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Jokowi menyebut pada 2014, dia berhasil meraup 63% suara di Bumi Etam.

Sebagai petahana dia berharap agar 2019 bisa mempertebal kemenangan sampai 70%. Dia pun meminta para pengurus, kader, TKD, dan pendukung untuk memenangkan paslon 01 pada pencoblosan 17 April mendatang.

“Kita harapkan disini bisa lebih tahun 2014 kita 63 persen di Kaltim. Nanti kita mininmal dapat 70 persen,” ungkapnya.

Jokowi bahkan berkelakar akan mengancam Ketua Tim Pemenangan 01 di Kaltim, Irjen Pol (Purn) Safaruddin kalau suara yang tercapai nanti di bawah 70%. Melihat kelakar tersebut Safaruddin tertawa dan memberi jempol.

“17 April saya akan telpon ketua (TKD Kaltim), kalau di bawah 70 persen awas. Siap bekerja semuanya? Pekerjaan Ibu Bapak sampaikan dari rumah ke rumah apa yang sudah dikerjakan, dan tepis apa yang beredar medsos,” katanya.

Jokowi juga mengingatkan para pendukung untuk ikut melawan berita bohong, hoax, fitnah, dan isu SARA, sampai isu terkait pendidikan agama akan dihapus, zina dilegalkan, azan dilarang, atau perkawinan sejenis dilegalkan.

“Semua itu harus diluruskan. Harus berani lawan fitnah, hoax kabar bohong, Sanggup? Jangan ada yang takut mengatakan itu. Ini kewajiban kita semua bersama,” tegasnya.

Pria asal Solo ini menyebut Kota Balikpapan adalah salah satu daerah yang sangat heterogen di Provinsi Kalimantan Timur. Dia menilai kondisi ini adalah salah satu kekuatan yang memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat.

Sebagai informasi, didampingi istrinya Iriana Joko Widodo, dia membuka ritual kampanye dengan mengunjungi nelayan di Manggar Baru sekitar pukul 09.00 WITA. Ratusan nelayan memenuhi jalan untuk bersalaman dengan Jokowi.

Adapun total massa yang hadir di BSCC Dome diperkirakan kebih dari 5000 orang karena melampaui kapasitas BSCC Dome. Beberapa basis massa yang meramaikan kampanye ini adalah Anak Republik Kalimantan Timur dan Barisan Nasional Kalimantan Timur.

Kondisi ini membuat massa pendukung sangat berdesak-desakan. Kepadatan massa juga membuat kemacetan di Jalan Ruhui Rahayu.

Beberapa tokoh hadir di antara rombongan pendukung petahana antara lain Ketua TKN Erich Thohir, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yenni Wahid, serta artis dan kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Tessa Kaunang.

Salah satu pendukung Jokowi, Suwati (54) warga Balikpapan yang tinggal di daerah Batakan, sambil berjualan minuman dingin dia menerobos masuk dengan paksa diantara himpitan massa. Tujuannya untuk bisa bersalaman dengan Jokowi.

"Sayang tak sempat foto tadi," ujar Suwati kepada Bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KAMPANYE PILPRES, Pilpres 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top