Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baku Tembak, Satgas Tinombala Lumpuhkan Tiga Teroris Kelompok Ali Kalora

Tim Satgas Tinombala telah melakukan kontak senjata dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora di area pegunungan Sausu Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis 21 Maret 2019 pukul 16.50 WIT.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Maret 2019  |  16:07 WIB
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah

Bisnis.com, JAKARTA--Tim Satgas Tinombala melakukan kontak senjata dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora. Kontak senjata terjadi di area pegunungan Sausu Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis 21 Maret 2019 pukul 16.50 WIT.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kelompok tersebut telah terpecah menjadi 2. Satu kelompok dipimpin Ali Kalora dan kelompok lainnya dipimpin Qatar alias Farel alias Anas.

Tim Satgas Tinombala menurut Dedi, telah menembak tiga teroris MIT hingga meninggal dunia. Penembakan dilakukan karena ketiganya melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Dari hasil kontak tembak tersebut, yang berhasil dilumpuhkan Satgas Tinombala ada 3 orang yang meninggal dunia," tutur Dedi, Jumat (22/3/2019).

Ketiga teroris yang tewas tersebut adalah Al Haji Kaliki alias Ibrohim, Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama, dan Andi Muhammad alias Abdullah alias Abdurrahman Al Makasari.

Ketiga teroris itu berada dalam kelompok yang dipimpin Qatar alias Farel alias Anas.

"Mereka ini satu kelompok dengan kelompoknya Qatar," kata Dedi.

"Kami akan kejar terus," ujar Dedi terkait anggota kelompok teroris MIT lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme Operasi Tinombala
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top