Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Deteksi Teroris MIT Pimpinan Ali Kalora Mulai Turun Gunung

Kelompok yang tersisa 12 orang itu memisahkan diri menjadi 2 kelompok saat turun gunung untuk mengelabui Satgas Tinombala. Namun, pergerakan mereka sudah terdeteksi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Maret 2019  |  15:59 WIB
Prajurit melakukan penjagaan saat Operasi Tinombala 2016 di Posko Operasi Tinombala 2016 Sektor II Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah, Selasa (16/8/2016). - Antara
Prajurit melakukan penjagaan saat Operasi Tinombala 2016 di Posko Operasi Tinombala 2016 Sektor II Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah, Selasa (16/8/2016). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Mabes Polri mengungkapkan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora sudah mulai turun dari pegunungan di Sausu Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kelompok yang tersisa 12 orang itu, memisahkan diri menjadi 2 kelompok saat turun gunung untuk mengelabui Satgas Tinombala. Namun, menurut Dedi, seluruh aktivitas kelompok teroris MIT itu sudah terdeteksi dan tidak lama lagi akan segera diringkus Tim Satgas Tinombala.

"Kelompok mereka ini sudah terpecah menjadi 2 kelompok. Satu kelompok masing-masing 6 orang untuk turun gunung," tutur Dedi, Jumat (22/3/2019).

Dedi menjelaskan kelompok pertama dipimpin langsung oleh Ali Kalora sedang kelompok kedua dipercayakan kepada Qatar alias Farel alias Anas. Menurut Dedi kelompok teroris tersebut turun gunung karena simpanan logistiknya sudah mulai habis.

"Kami sudah perketat pengawasan di titik-titik yang diduga menjadi tempat kelompok ini sering turun gunung," kata Dedi.

Menurut Dedi, Tim Satgas Tinombala juga sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat sekitar agar memberikan informasi jika seluruh DPO itu menemui masyarakat dan meminta logistik baik secara paksa maupun baik-baik.

"Jam-jam mereka turun itu sudah mulai dipahami oleh kami. Masyarakat dan Intelijen juga akan membantu kami menangkap kelompok teroris itu," ujar Dedi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme Operasi Tinombala
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top