Bawaslu Temukan 2.400 Surat Suara Nyasar ke Hong Kong

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan adanya surat suara salah kirim saat pendistribusian di luar negeri. Jumlahnya ada 2.400 lembar.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 Maret 2019  |  09:49 WIB
Bawaslu Temukan 2.400 Surat Suara Nyasar ke Hong Kong
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, KUTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  menemukan adanya surat suara salah kirim saat pendistribusian di luar negeri. Jumlahnya ada 2.400 lembar.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa surat tersebut menyasar ke Hongkong.

“Ada surat suara salah kirim, yang mestinya ke Tawau, Malaysia, dan ke Manila, Filipina, malah dikirim ke Hongkong. Sudah kita jadikan temuan untuk ditindaklanjuti," katanya di Kuta, Bali, Sabtu (16/3/2019).

Afif menjelaskan bahwa surat tersebut terdiri atas Tawau untuk DPR sebanyak 800 lembar. Sementara, yang harusnya dikirim ke Manila sebanyak 1.600 lembar. Temuan ini baru dia sampaikan kepada pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara informal melalui pesan instan. 

“Kalau resminya, kami akan sampaikan surat resminya ke KPU. Senin mau kita sampaikan dalam [RDP] ke KPU di DPR,” jelasnya. 

Sampai sekarang, Afif belum mengetahui apakah surat suara nyasar tersebut masih berada di Hong Kong atau sudah didistribusikan ke daerah tujuan asli.

 “Tapi surat suara yang dikirim ke alamat palsu saja udah jadi temuan,” ucapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top