Serahkan 2.000 KIP di Toba Samosir, Jokowi : KIP Hanya untuk Keperluan Pendidikan

Presiden Joko Widodo menekankan bahwa dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) hanya digunakan untuk keperluan pendidikan. Jika digunakan untuk keperluan lain, kartu bisa dicabut
Amanda Kusumawardhani | 15 Maret 2019 16:59 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) saat menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada perwakilan siswa di SLB Negeri Pembina, Jakarta, Rabu (6/3/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menekankan bahwa dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) hanya digunakan untuk keperluan pendidikan.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat menyerahkan 2.000 KIP untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di SMK Negeri 1 Balige,  Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. 

“Di luar itu, tidak boleh, ya. Tahu semuanya, tahu semuanya, tahu semuanya. Ngerti ya,” kata Presiden Jokowi, , dikutip dari keterangan resminya, Jumat (15/3/2019).

Jokowi juga mengajak para penerima KIP untuk membuat perjanjian, jika uang yang ada di kartu tersebut dipakai untuk pulsa, maka kartunya akan dicabut.

“Kita harus disiplin menggunakan uang dana yang ada di kartu ini,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Jokowi berpesan kepada para siswa penerima KIP agar terus giat belajar. Selain itu, Presiden berpesan agar mereka tidak lupa beribadah dan berolahraga.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mendikbud Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. 

Tag : jokowi, Kartu Indonesia Pintar
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top