Begini Strategi Lolos SBMPTN 2019

endaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat wajib pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan segera dibuka. Simak strategi untuk lolos SBMPTN.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  08:10 WIB
Begini Strategi Lolos SBMPTN 2019
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Bisnis.com, JAKARTA - Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat wajib pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan segera dibuka. Simak strategi untuk lolos SBMPTN.

Dalam pelaksanaan SBMPTN  2019, peserta bisa mengikuti tes lewat UTBK hingga dua kali. Hasil tes yang terbaik bisa digunakan untuk mendaftar SBMPTN.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Padjadjaran Arry Bainus mengatakan, terdapat beberapa hal yang perlu dicermati dalam mengikuti UTBK, salah satunya mengenai konten ujian.

Ujian akan terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). TPS merupakan tes yang akan mengukur kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

TPS dalam UTBK memiliki bobot nilai yang lebih besar dibandingkan TKA.

"Nah, TPS ini 60% dihitung nilainya daripada tes akademik. Kenapa besar? karena kalau yang ini mau belajar di mana saja sama karena dia dah melekat. Sementara tes akademik hanya 40%," ujar Arry ditemui di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Lebih lanjut, dia menuturkan dalam UTBK ini penekanannya bukan dari nilai secara kumulatif tetapi lebih kepada komponen.

Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi kelompok ujian sains dan teknologi (saintek) dengan materi ujian meliputi, matematika saintek, fisika, kimia, dan biologi. Sedangkan kelompok ujian sosial dan humaniora (soshum) dengan materi ujian meliputi matematika soshum, geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi.

"Misal ingin ke kedokteran, maka titik tekan di kimia dan biologi. Beda dengan yang mau teknik sipil maka matematika dan fisika yang lebih besar," kata Arry.

"Yang harus dicermati, fisika saya jeblok ya nggak mungkin masuk teknik."

Hal lain yang perlu diperhatikan, apabila peserta ingin mengikuti SBMPTN lintas prodi kelompok saintek dan soshum, dengan kesempatan dua kali UTBK peserta hanya diperbolehkan mengikuti tes tiap kelompok ujian masing-masing satu kali.

"Tetap dua kali cuma nggak bisa milih (nilai terbaik) karena hanya sekali-sekali. Nggak ada saintek dua kali, soshum dua kali. Kalau satu jenis tes bisa milih, saintek pertama dia nyarinya, berapa saintek kedua berapa, baru nanti saya kirimkan," katanya.

Adapun pendaftaran UTBK akan mulai dibuka pada 1 Maret-1 April 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
snmptn, sbmptn

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top