PPP Tunggu Amien Rais Kritik Prabowo Soal Lahan Ribuan Hektar

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyebut Amien Rais seharusnya mengkritik Prabowo Subianto terkait kepemilikan lahannya yang terungkap dalam Debat Capres II, Minggu (17/2/2019).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  23:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyebut Amien Rais seharusnya mengkritik Prabowo Subianto terkait kepemilikan lahannya yang terungkap dalam Debat Capres II, Minggu (17/2/2019).

Sebelumnya, hal ini diungkap capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam segmen debat yang membahas Reforma Agraria.

Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh, dan Prabowo pun mengakui hal tersebut.

"Lahan Prabowo Subianto yang terungkap pada Debat Capres II, mengingatkan kita pada tudingan Amien Rais bahwa 74% kepemilikan lahan di Indonesia dikuasai segelintir orang," jslas politisi yang akrab disapa Awiek ini dalam keterangan resminya, Rabu (20/2/2019).

"Tentu sebagai elite politik seharusnya konsisten antara pernyataan dan tindakan. Selama ini Amien Rais memprotes kepemilikan lahan oleh segelintir orang, namun faktanya ketika ternyata orang-orang yang di sekitarnya memiliki ratusan ribu hektar, Amien Rais diam," tambahnya.

Sebab itulah, Awiek berharap Amien juga mengkritik Prabowo, bukannya diam atau justru memperkuat alasan kepemilikan lahan tersebut.

"Jika alasannya lahan tersebut dimiliki sesuai ketentuan UU, ya memang yang lain juga begitu. Maka patut kita tunggu kritikan Amien Rais kepada Prabowo yang termasuk bagian segelintir orang memiliki lahan luas di Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, Amien Rais yang merupakan Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional ini kerap mengkritik kebijakan reforma agraria Presiden Jokowi dengan menyebut bahwa program bagi-bagi sertifikat merupakan suatu pengibulan.

"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" ungkap Amien saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung Informal Meeting' yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (18/3/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ppp, amien rais

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top