Dedi Mulyadi Bantah Isu Ahok akan Gantikan Ma’ruf Amin Dampingi Jokowi

Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan spekulasi yang beredar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) akan menggantikan KH Ma'ruf Amin tidaklah benar.
Wisnu Wage Pamungkas | 14 Februari 2019 17:51 WIB
Dedi Mulyadi bantah isu Ahok akan gantikan Maruf Amin dampingi Jokowi - Instagram @sanggarguna

Bisnis.com, BANDUNG—Ketua Tim Kemenangan Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan spekulasi yang beredar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) akan menggantikan KH Ma'ruf Amin tidaklah benar.

Menurut Dedi, upaya tersebut untuk mendegradasi keterpilihan Joko Widodo dan Pak Ma'ruf Amin pada Pemilu Presiden yangdi gelar pada 17 April mendatang.

"Spekulasi itu didorong karena rasa pesimis pada pasangan calon yang diusungnya, dan cara itu untuk mendegradasi keterpilihan Pak Joko Widodo dan Pak Ma'ruf Amin," ujarnya dalam rilis resmi, Kamis (14/2/2019).

Dedi melanjutkan spekulasi yang berkembang itu apabila dijawab dari aspek politik tentu akan menimbulkan perdebatan panjang dan tiada henti. 

Tetapi apabila dilihat dari aspek hukum, menurut Dedi, secara tegas hal tersebut tidak mungkin. Hal itu pun, lanjut Dedi, diutarakan oleh pakar ilmu hukum Mahfud MD.

"Pak Mahfud MD kan bilang, jangankan jadi Wakil Presiden, jadi Menteri pun BTP tidak bisa. Pak BTP hanya bisa mengikuti Pemilukada di tingkat provinsi dan kabupaten dan Pemilihan Legislatif, karena Pak Ahok pernah menjalani masa hukuman," tutur Dedi.

Dedi yang juga ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat mengaku sedikit pun tidak terlintas dalam pikiran Jokowi untuk mempersiapkan sosok yang akan menggantikan Kiai Ma'ruf.

'Saya tegaskan sekali lagi itu spekulasi yang mengada-ada untuk mendegradasi keterpilihan Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin," pungkasnya. 

Tag : jokowi, ahok, Ma\'ruf Amin
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top