Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Jokowi Kirim Dokter Terawan ke Singapura

Presiden Jokowi sudah mengirim dokter kepresidenan yakni Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Dokter Terawan untuk menangani Ani Yudhoyono ke Singapura.
Amanda Kusumawardhani | 13 Februari 2019 13:22 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Jokowi sudah mengirim dokter kepresidenan yakni Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) dokter Terawan untuk menangani Ani Yudhoyono ke Singapura.

Sebagai informasi, Istri Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura sejak Sabtu (9/2/2019).

"Saya kemarin sudah ketemu Dokter Terawan, Kepala RSPAD. Beliau langsung berangkat kemarin siang ke Singapura. Semuanya berdoa agar Bu Ani segera diberi kesembuhan," kata Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko di Istana Negara, Rabu (13/2/2019).

Dia memastikan tim dokter kepresidenan akan berupaya optimal untuk menangani Ibu Ani Yudhoyono. Selain dari sisi kesehatan, Moeldoko juga menyatakan pihak keamanan juga akan melekat untuk memastikan keamanan Ibu Ani Yudhoyono.

"Kami mendoakan semoga Bu Ani diangkat penyakitnya oleh Yang Maha Kuasa dan Pak SBY beserta keluarga untuk tabah menghadapi situasi ini," tekannya.

Hingga saat ini, Moeldoko mengaku belum bisa memastikan apakah Presiden Jokowi akan menjenguk Ibu Ani Yudhoyono ke Singapura.

"Masih mencari waktu," ujarnya.

Sebelumnya, dalam rekaman videonya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan kondisi kesehatan sang istri, Ani Yudhoyono. SBY mengungkapkan Ibu Ani mengalami kanker darah.

"Saat ini saya berada di Singapura mendampingi Ibu Ani dalam pengobatan dan perawatan kesehatan di negeri ini. Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," katanya.

Akibat penyakit tersebut, dia mengungkapkan Ibu Ani Yudhoyono harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura.

Tag : sby, ani yudhoyono, kanker darah
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top