Debat Capres 17 Februari: Ini Bocoran Visi Misi Jokowi-Ma'ruf soal Energi

Dedat Capres 2019 putaran kedua akan berlangsung satu pekan lagi, salah satu tema yang akan dibahas yaitu masalah energi. Pihak petahana Joko Widodo - Ma'ruf Amin telah merancang beberapa program terkait energi dalam visi-misinya
Aziz Rahardyan | 08 Februari 2019 16:06 WIB
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — Dedat Capres 2019 putaran kedua akan berlangsung satu pekan lagi, salah satu tema yang akan dibahas yaitu masalah energi.

Pihak petahana Joko Widodo - Ma'ruf Amin telah merancang beberapa program terkait energi dalam visi-misinya. Oleh sebab itu, Bisnis mencoba menelusuri dan mengumpulkan bahasan terkait energi di dalamnya.

Jokowi-Ma'ruf memberikan program andalan terkait energi dalam penjabaran poin misi mereka yang ke-2, yaitu  Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing.

Dalam penjabaran tersebut, Jokowi-Ma'ruf menjelaskannya pada bagian "Melanjutkan Revitalisasi Industri dan Infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0."

Pertama, Jokowi-Ma'ruf berjanji industri energi akan menjadi bagian industri prioritas nasional, untuk lebih cepat dikembangkan dalam lima tahun mendatang.

Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.

Selanjutnya, Jokowi-Ma'ruf berjanji meningkatkan produksi energi fosil seperti perminyakan, pertambangan, batu-bara, tetapi juga sekaligus mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT).

Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.

Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber-sumber energi terbarukan.

Dalam hal ini, secara khusus Jokowi-Ma'ruf menyebut EBT juga bisa menjadi salah satu pendorong poin misi mereka yang ke-4, yaitu "Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan," dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan pada setiap daerah di Indonesia.

Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis potensi setempat serta ramah terhadap lingkungan.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kansong menyebut nantinya dalam debat antarcapres tersebut, Jokowi akan menggunakan capaiannya sekaligus misinya di masa depan untuk menyerang capres lawan, Prabowo Subianto.

Misalnya pencapaiannya dalam divestasi Freeport, penguasaan blok Mahakam dan Rokan, serta kebijakan biodiesel B20, dilanjut apa yang akan diteruskan setelah pencapaian tersebut.

"Kita tampilkan, baik yang sudah kita lakukan, sedang, atau yang akan kita lakukan. Misalnya saja program B20, ke depan akan B30, sampe B100, misalnya begitu. Nanti kita siapkan untuk begitu," jelasnya, Kamis (31/1/2019).

Tag : Debat Capres, Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top