Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JK: Serangan Balik Jokowi Bisa Dongkrak Elektabilitas

Gaya komunikasi politik Jokowi yang mulai melakukan serangan balik dinilai akan meningkatkan elektabilitas menjekang Pilpres `7 April 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  22:48 WIB
Calon presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo: Serangan balik dongkrak elektabilitas - ANTARA/Sigid Kurniawan
Calon presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo: Serangan balik dongkrak elektabilitas - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA  - Gaya komunikasi politik Jokowi yang mulai melakukan serangan balik dinilai akan meningkatkan elektabilitas menjekang Pilpres `7 April 2019.

Ketua Dewan Pengarah kubu Jokowi - Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla atau JK mengatakan gaya calon presiden inkumben Jokowi yang kerap menggunakan sindiran dalam kampanyenya, merupakan hal bagus. Ia menyebut gaya itu dapat mendongkrak elektabilitas Jokowi.

"Otomatis lah (naik). Semua kampanye ke luar kota pun untuk menaikkan elaktibilitas," kata JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Februari 2019.

JK mengatakan tiap tindakan yang dilakukan Jokowi bisa mengerek suara. "Apapun tindakan, mau ke mana, mau ngomong, mau tidak ngomong, itu menaikkan," kata JK.

Belakangan Jokowi memang kerap menggunakan gaya sindiran terhadap lawan politiknya. JK mengatakan hal ini dilakukan Jokowi hanya sebagai bentuk jawaban atas berbagai tudingan yang sebelumnya ia terima.

"Kalau kita mau melihat lagi, tak pernah Pak Jokowi itu menyerang langsung. Dia menjawab balik," kata JK.

Ia mencontohkan saat calon wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan punah jika ia dan wakilnya, Sandiaga Uno, tak memenangkan Pilpres 2019. Jokowi pun menanggapi dengan keras pernyataan ini saat ia berkampanye di paguyuban pengusaha Jawa Tengah di Semarang.

"Masak ada yang bilang Indonesia bubar, Indonesia punah. Ya bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ajak-ajak kita rakyat Indonesia," kata Jokowi saat itu.

Meski bernada cukup keras, JK mengatakan Jokowi tak ada maksud untuk menjatuhkan rivalnya itu secara pribadi.

"Tidak pernah Pak Jokowi melontarkan sesuatu secara pribadi kepada lawannya. Tapi mengembalikan ke lawannya, dalam artian menjawab dengan keras," kata JK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi jk Pilpres 2019

Sumber : TEMPO.CO

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top