4 Wanita Berpengaruh di Lingkaran BTP (Ahok)

Kebebasan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dari Rutan Mako Brimob pada 24 Januari 2019  ibarat air di gurun pasir, membawa kesegaran di tengah suasana ‘panas’ menjelang pemilihan presiden pada April 2019. Seiring dengan berita Ahok bebas dari penjara, ada 4 wanita berpengaruh di kehidupan BTP yang mewarnai pemberitaan Ahok. 
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 04 Februari 2019  |  09:00 WIB
4 Wanita Berpengaruh di Lingkaran BTP (Ahok)
Ahok (BTP) bersama Goen Rock dan seorang pria lainmenjajal kamera jenis action cam berwarna hitam. - Instagram @basukibtp

Bisnis.com, JAKARTA - Kebebasan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dari Rutan Mako Brimob pada 24 Januari 2019  ibarat air di gurun pasir, membawa kesegaran di tengah suasana ‘panas’ menjelang pemilihan presiden pada April 2019. Seiring dengan berita Ahok bebas dari penjara, ada 4 wanita berpengaruh di kehidupan BTP yang mewarnai pemberitaan Ahok. 

 Pria kelahiran 29 Juni 1966 di Manggar, Belitung Timur ini bisa dikatakan ‘news maker’. Terlebih, Ahok yang kini minta dipanggil BTP, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, melakukan sejumlah gebrakan memperbaiki, membangun Jakarta dan warganya.

 Sosok BTP yang identik dengan kejujuran, lugas, tegas, berani, bekerja cepat dan pekerja keras, antikorupsi kolusi nepotisme (KKN), membuat dia tetap dicintai dan dijadikan panutan oleh para pengagum dan pendukungnya (Ahokers), sekalipun pada  9 Mei 2017divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena kasus penistaan agama.

 Setelah bebas, Ahokers menanti gebrakan BTP, berharap BTP bekerja di lingkup pemerintahan seperti menjadi ketua KPK, Ketua Umum PSSI untuk menyikat mafia bola. Tapi, justru rencana pernikahannya dengan mantan polwan berpangkat bripda, Puput Nastiti Devi, yang mencuat dan bikin heboh. Kabar BTP akan menikah lagi, muncul sejak Agustus 2018, diberitakan Asia Times (4/8/2018),  lewat artikel berjudul 'Military minds aim to keep Widodo in power'.

 Kabar ini makin santer ketika sahabatnya  yang juga Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi pada September 2018 mengabarkan  Ahok akan menikahi polwan berinisial “P” dan mantan ajudan  dari mantan istrinya, Veronica Tan. Lagi, publik pun heboh karena rencana pernikahan ini muncul tak lama setelah BTP dan Veronica resmi bercerai  4 April 2018.

 Setelah bebas, BTP  (52 tahun) mengonfirmasi kebenaran kabar akan menikahi  Puput, mantan  ajudan dari mantan istrinya Veronica Tan, yang memiliki selisih umur 31 tahun dengan dirinya, saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan ditayangkan di OSOTv Channel pada sore hari di hari kebebasannya.

 Puput disebut  lolos ‘seleksi’dari ibunya, Buniarti Ningsih, seperti bisa masak, bikin kue, plus memiliki garis tangan yang sama dengan BTP. Garis tangan ini dipercaya sebagai hoki. Sebaliknya,  BTP  menyebut Veronica tak bisa masak, tak memiliki hoki mendampingi dirinya.  Anehnya, hal itu diutarakan setelah 20 tahun menikah. BTP dan Veronica menikah pada 6 September 1997.

Ini membuat Ahokers kecewa yang berbuah kritik di akun Instagram adik BTP, Fifi Lety Indra, yang juga kuasa hukum BTP, @fifiletytjahajapurnama pada Kamis (24/1) dan Mingggu  (27/1). BTP dinilai tak menghormati ibu dari 3 anaknya, bak “habis manis sepah dibuang’. Sebagian Ahokers yang wanita menganggap alasan masak memasak ini kurang elok di zaman era kesetaraan gender. Alasan kesamaan garis tangan pun dianggap bertolak belakang dengan sosok BTP yang dikenal memiliki iman kuat.

Heboh BTP mau kawin lagi ini membuat orang penasaran dengan kabar Veronica. Sarjana teknik arsitektur dan piawai bermain musik itu, tak muncul di publik sejak sidang perceraian hingga BTP Bebas. Tapi, ada akomentar dari Fifi Lety Indra, yang   mengungkap kekecewannya dan rasa bersalah di @fifiletytjahajapurnama, Minggu (27/1/2019).

@fifiletytjahajapurnama @mitachen15 Iya saya memang terlalu percaya dengan ahok seharusnya saya berani melawan dia Dari awal saya tdk setuju cerai dan tidak setuju di tulis Di surat gugatan cerai cuma saya tulis tidak cocok. Ttp ahok suruh ubah dan paksa. Saya bahkan sempat nanggis dan mohon kepada baik vero Maupun ahok utk tdk cerai bahkan minta tunda setidak nya sampai ahok keluar penjara Kalau masih mau cerai ya Silakan. Saya lakukan kesalahan percaya dan melakukan apa Yg Ahok mau. Saya dulu ingat pesan Papa berburu harimau dgn sdr kandung karena Urusan pengadilan saya harus bela ahok. Ttp sekarang Maaf Saya uda tdk respect dan ini tdk ada Urusan pengadilan jadi saya tidak mau lagi belain ahok. Saya cuma mau doa Tuhan bela dan ber belas kasihan kepada keluarga ini.

Menikah lagi memang urusan pribadi BTP, para pendukung dan pengagumnya harus siap  kecewa ketika dia melenceng dari hal-hal yang ideal. Itulah risiko bila terlalu mengagumi seseorang.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok, Ahok Gubernur DKI

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top