Pemulihan Korban Bencana: Kemensos Siapkan Anggaran Rp631 Miliar untuk 4 Provinsi

Kementerian Sosial siap mengucurkan anggaran dengan sekitar Rp631,14 miliar untuk bantuan dan pemulihan sosial korban bencana alam di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Banten, dan Lampung.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 09 Januari 2019  |  15:51 WIB
Pemulihan Korban Bencana: Kemensos Siapkan Anggaran Rp631 Miliar untuk 4 Provinsi
Sejumlah karyawan sedang membangun hunian sementara (Huntara) sebagai tempat penampungan sementara bagi korban gempa

Kabar24.com, JAKARTA — Kementerian Sosial siap mengucurkan anggaran dengan sekitar Rp631,14 miliar untuk bantuan dan pemulihan sosial korban bencana alam di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Banten, dan Lampung.

Mengutip data Kementerian Sosial, jika dirinci dari total estimasi anggaran tersebut sebesar Rp456,58 miliar akan dialokasikan untuk korban bencana di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sekitar Rp151,5 miliar dialokasikan di Provinsi Sulawesi Tengah. Adapun Banten dan Lampung sekitar Rp23,6 miliar.   

“Itu untuk santunan ahli waris, jaminan hidup, ada juga isian hunian tetap. Terutama rumah rusak berat. Mereka kan kehilangan. Mereka bisa belikan kasur, belikan mebel. Bisa belikan perlengkapan dapur. Apapun yang mereka butuhkan, termasuk kursi meja. Per keluarga. Per rumah. Sekali,” kataDirektur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Kantor Wakil Presiden RI, Rabu (9/1/2019).

Menurutnya, berkaca dari kasus bencana terdahulu dengan bantuan semacam itu sangat membantu masyarakat dalam pemulihan pasca bencana.

Dia mengakui dana itu rencananya akan dikucurkan pemerintah tahun ini. Tapi jumlah pastinya masih harus dibahas. Pasalnya, pemerintah harus terlebih dahulu memastikan data penerima bantuan.

“Iya untuk 2019. Tapi ini kan masih harus dibahas. Masih harus dikaji. Harus dipastikan datanya juga mendekati kebenaran. Ini kan estimasi. Ini estimasi secara keseluruhan untuk Bantuan Stimulan Pemulihan Sosial [BSPS],” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bencana alam, kemensos

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top