Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi KSAD

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya memilih Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Jenderal Mulyono yang akan pensiun.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 22 November 2018  |  10:57 WIB
Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa tersenyum sesaat sebelum dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Andika pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden pada masa awal pemerintahan Jokowi pada 2014. - JIBI/Yodie Hardiyan
Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa tersenyum sesaat sebelum dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Andika pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden pada masa awal pemerintahan Jokowi pada 2014. - JIBI/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA---Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya memilih Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Jenderal Mulyono yang akan pensiun.

Presiden mengatakan dirinya melihat rekam jejak Andika di Kopassus, Pusdiklat, Pangdam, Kostrad sampai Paspampres. Seperti diketahui, jabatan terakhir Andika adalah Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang dijabat sejak Juli 2018.

Andika juga pernah menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) ketika Jokowi baru menjabat sebagai Presiden pada 2014.

"Saya kira (pengalamannya) komplet ya, memang ada beberapa kandidat tapi ini yang kami putuskan," kata Presiden ketika ditemui wartawan seusai pelantikan Andika, Kamis (22/11/2018).

Presiden mengatakan terdapat 4 kandidat KSAD yang akan menggantikan Jenderal Mulyono. Kendati demikian, dengan berbagai pertimbangan seperti pengalaman dan pendidikan, Presiden memilih Andika sebagai KSAD.

Presiden mengaku tidak memilih Andika berdasarkan angkatannya. "Sekali lagi semuanya kan ada hitung-hitungannya, terutama pengalaman kerja, kemudian berkaitan dengan pendidikan yang telah dijalani, semua kami lihat," katanya.

Presiden mengatakan tidak memberikan tugas khusus kepada KSAD yang baru ini. Menurutnya, Andika tahu apa yang harus dilakukannya untuk bangsa dan negara.

Andika adalah menantu Abdullah Machmud Hendropriyono yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Saat ini Hendropriyono merupakan politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), salah satu partai yang mendukung pasangan Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ksad Presiden Joko Widodo Andika Perkasa
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top