Tragedi Lion Air JT 601, 87 Sampel DNA dari 24 Kantong Jenazah Akan Dirilis Besok

87 sampel DNA postmortem yang ditemukan dari 24 kantong jenazah pada Senin (29/10/2018) kemungkinan akan dirilis namanya oleh DVI Polri besok (4/11/2018).
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 03 November 2018 15:34 WIB
Petugas cargo dibantu anggota TNI membawa peti Jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Chandra Kirana saat tiba diterminal cargo Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (3/11/2018). Chandra Kirana merupakan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan yang menjadi salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) yang lalu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 87 sampel DNA postmortem yang ditemukan dari 24 kantong jenazah pada Senin (29/10/2018) kemungkinan akan dirilis namanya oleh DVI Polri besok, Minggu  (4/11/2018).

Hal tersebut disampaikan Kepala Laboratorium DVI Polri, Kombes Pol dr. Putut Tjahjo Widodo usai konferensi pers Operasi DVI Polri Kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610, di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (3/11/2018).

"Sabtu malam diharapkan bisa selesai pemeriksaan [DNA postmortem] nah Minggu pagi atau agak siang kita bisa nikmati [ketahui] hasilnya," tutur Putut.

Putut menjelaskan berhubungan dengan datangnya kantong jenazah yang bertahap maka maka besok yang akan dirilis adalah nama-nama DNA postmortem yang ditemukan pada Senin (29/10/2018).

"[Jadi besok yang dirilis adalah] 24 [sampel DNA yang ditemukan] dari hari pertama, [untuk diketahui] 24 kantong [jenazah] itu tidak mewakili jumlah nama," paparnya.

Sampai saat ini sudah teridentifikasi empat nama penumpang naas kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yakni Jannatun Shintya Dewi (perempuan), Chandra Kirana (laki-laki), Monni (wanita) dan Hizkia Jorry Saroinsong (laki-laki).

Teridentifikasinya empat korban tersebut karena data postmortem mereka cocok dengan data antemortem yang sudah diserahkan pihak keluarga masing-masing kepada DVI Polri.

Pihak Lion Air sendiri akan terus memberikan dukungan kepada para keluarga korban kecelakaan berupa pemberian uang tunggu kepada keluarga sebesar Rp5 juta, uang kedukaan Rp25 juta, serta uang santunan meninggal dunia Rp1,25 miliar ditambah penggantian bagasi Rp50 juta.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lion air, lion air jatuh

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top