Pastikan Keluarga Korban Lion Air JT 610 Terlayani, Pemerintah Pantau Tiga Lokasi

Guna memastikan keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 terlayani dengan baik, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan secara langsung di tiga lokasi
Jaffry Prabu Prakoso | 01 November 2018 08:46 WIB
Anggota keluarga korban pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang berada di Posko Antemortem Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (30/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Guna memastikan keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 terlayani dengan baik, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan secara langsung di tiga lokasi.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa terus mengecek pelayanan khususnya akses terhadap informasi di Posko SAR Gabungan di Dermaga Jakarta International Container Terminal di Pelabuhan Tanjung Priok, Rumah Sakit POLRI Kramat Jati, dan Bandara Halim Perdana Kusuma.

Dari Posko SAR Gabungan di Tanjung Priok dilaporkan bahwa hingga pagi tadi telah berhasil ditemukan dan dilakukan evakuasi sebanyak 48 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban.

Sedangkan dari data sementara, hingga malam ini sudah ditemukan dan dievakuasi sebanyak 53 kantong jenazah dan langsung dibawa ke RS POLRI Kramat Jati.

“Seluruh kantong jenazah langsung dibawa meggunakan ambulance menuju RS Kramat Jati untuk selanjutnya dilakukan identifikasi”, katanya melalui keterangan pers, Rabu (31/10/2018).

Di RS POLRI Kramat Jati, keluarga korban yang datang melapor, diambil sampel DNA serta diminta data pendukung lainnya yang dapat mempermudah petugas dalam melakukan identifikasi. Di sini juga dibuka posko untuk melayani laporan-laporan dari keluarga korban.

Sore tadi, ayah dari pilot JT 610, Gulshan Suneja datang ke RS POLRI untuk diambil sample DNA. Gulshan datang didampingi oleh keluarganya.

Sampai malam ini, keluarga korban JT 610 masih bertahan di posko yang terletak di Lt. 1 Gedung Promoter RS POLRI Kramat Jati.

Mereka berkumpul menunggu kabar dengan menonton berita dari televisi. Keluarga korban juga didampingi oleh Tim Psikologi yang merupakan gabungan dari POLRI, TNI dan Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) serta Tim Assistance dari Lion Air.

Di Bandara Halim Perdana Kusuma, keluarga korban masih berdatangan ke crisis center untuk melapor dan mencari informasi mengenai nasib keluarganya yang menjadi penumpang pesawat JT 610.

"Saya minta pihak Lion Air dapat membantu semaksimal mungkin untuk meringankan beban keluarga korban", ucap Pramintohadi

Tag : lion air jatuh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top