Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kerajaan Arab Saudi Akan Adili Pembunuh Khashoggi

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada Sabtu (27/10/2018), bahwa orang-orang di balik pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi akan dituntut oleh Kerajaan dan penyelidikan akan memakan waktu.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 27 Oktober 2018  |  18:33 WIB
Jamal Khashoggi - reuters
Jamal Khashoggi - reuters

Kabar24.com, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan Kerajaan akan mengadili orang-orang di balik kematian Jamal Khashoggi.

Hal itu dikatakan Menlu Adel al-Jubeir, Sabtu (27/10/2018), seraya menegaskan bahwa penyelidikan akan memakan waktu.

Dilansir Reuters, Jubeir mengatakan pada pertemuan keamanan di Bahrain bahwa hubungan Riyadh dengan Amerika Serikat "sangat kuat".

Hubungan diplomatik keduanya tetap stabil di tengah apa yang disebutnya sebagai "histeria media" atas pembunuhan Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Hal itu telah memicu kecaman global dan ketegangan hubungan kerajaan Arab Saudi dengan Barat.

Dia juga mengatakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump memiliki kebijakan luar negeri "rasional, realistis" yang dapat didukung oleh semua negara Teluk Arab.

Dia menyampaikan saat ini Arab Saudi tengah memerangi efek negatif Iran di Timur Tengah.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum Arab Saudi mengatakan pembunuhan Khashoggi telah direncanakan. Pernyataan itu bertentangan dengan pernyataan resmi sebelumnya bahwa Khashoggi tewas tanpa dalam perkelahian di konsulat Saudi di Istanbul.

Para pejabat Saudi juga sempat mengatakan Khashoggi secara tidak sengaja terbunuh dalam operasi keamanan yang gagal untuk mengembalikannya ke Arab Saudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

as arab saudi Jamal Khashoggi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top