DPR Rekomendasikan Pemindahan Lapangan Tembak Senayan

Komisi II DPR merekomendasikan pemindahan Lapangan Tembak Senayan selain meminta meminta Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Gelora Bung Karno dan Kemayoran memelihara semua fasilitas olaraga bekas Asian Games dan Asian Para Games.
John Andhi Oktaveri | 24 Oktober 2018 10:36 WIB
Tersangka melakukan reka ulang kejadian saat rekonstruksi penembakan gedung DPR di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi II DPR merekomendasikan pemindahan Lapangan Tembak Senayan selain meminta meminta Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Gelora Bung Karno dan Kemayoran memelihara semua fasilitas olaraga bekas Asian Games dan Asian Para Games.

Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali mengatakan rekomendasi pemindahan Lapangan Tembak itu dikeluarkan  dilakukan  mengingat lokasinya saat ini berdekatan dengan gedung DPR/MPR selain kantor pemerintah, sekolah dan hotel.

“Komisi II DPR RI merekomendasikan agar Lapangan Tembak Senayan direlokasi ke tempat yang lebih layak,” kata legislator dapil Jawa Timur XI kepada wartawan, Rabu (24/10/2018).

Sebelumnya, Gedung DPR pernah terkena peluru nyasar yang diduga berasal dari Lapangan Tembak.

Pasca-Asian Games dan Asian Para Games 2018, Kemensetneg dan PPK Gelora Bung Karno diminta tetap memelihara venue-venue olahraga yang ada. Demikian juga dengan soal kebersihan dan ketertiban lingkungannya.

“Pemanfaatan berbagai fasilitas di area tersebut harus tetap dilakukan agar dapat meningkatkan perolehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” kata Zainudin yang sebelumnya mengadakan rapat dengan Kemensetneg, PPK Gelora Bung Karno dan PPK Kemayoran di Gedung DPR.

Kemensetneg, ujarnya, juga diminta untuk mempersiapkan dan membuat perencanaan yang komprehensif terkait pemanfaatan dan pemeliharaan venue-venue olahraga beserta fasilitasnya agar dapat terus digunakan di masa mendatang.

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, pihaknya meminta kepada Kemensetneg, PPK GBK dan PPK Kemayoran untuk memperhatikan pengamanan aset-aset negara yang berada di bawah kewenangan dan pengelolaannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dpr, penembakan

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top