Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketika Patung Nathanael Greene Ditempeli Mata Palsu

Ternyata keisengan tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga terjadi di luar negeri.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 13 Oktober 2018  |  12:42 WIB
 patung Nathanael Greene - Istimewa
patung Nathanael Greene - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ternyata keisengan tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga terjadi di luar negeri.

Seperti yang dilansir dari situs people.com, patung bersejarah yang ada di Georgia ditempel mata palsu.

Departemen Kepolisian Savannah sedang mencari tersangka yang bertanggung jawab menempelkan mata palsu itu ke patung Nathanael Greene.

Kepolisian tiba di Johnson Square pada Kamis (11/10/2018) ssetelah mereka menerima telepon tentang pelanggaran, ada yang aneh pada patung yang telah ada sejak tahun 1902 itu yakni sekarang memiliki mata.

Patung Greene ini adalah mantan penduduk Savannah dan diciptakan untuk menghormati layanan dan kepemimpinan perwira selama perang revolusi. Ia dianggap sebagai salah satu perwira tertinggi dari perang itu.

Tentunya, polisi setempat tidak terhibur dengan adanya lelucon tersebut dan segera menghapus mata dari patung tersebut. Meskipun tidak ada kerusakan yang disebabkan oleh proses pelepasan mata tersebut, tersangka tetap harus diproses.

Di Georgia, pelanggaran merusak, melukai atau mencemari sebuah monumen bagi orang yang telah meninggal yang bertugas di militer dianggap kejahatan jika kerusakan melebihi $500.

“Siapa yang melakukan ini? Seseorang menempelkan mata googly pada patung #NathanaelGreene bersejarah kami di #JohnsonSquare,” tutur akun Facebook Kota Savannah.

Berbeda dengan warganet yang menganggap lucu aksi penempelan itu, banyak yang mengomentari bahwa hal ini tidaklah penting, bahkan memberi meme mata googly di komentar tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat patung
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top