Eksekutif Goldman Sachs Dina Powell Tolak Tawaran Trump

Eksekutif Goldman Sachs Group Inc. Dina Powell dikabarkan tidak lagi masuk dalam daftar kandidat menggantikan Nikki Haley sebagai Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Renat Sofie Andriani | 12 Oktober 2018 08:06 WIB
Presiden AS Donald Trump duduk di kursi yang disediakan untuk kepala negara sebelum menyampaikan pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB k3-73 di kantor pusat AS di New York, AS, 25 September 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Eksekutif Goldman Sachs Group Inc. Dina Powell dikabarkan tidak lagi masuk dalam daftar kandidat menggantikan Nikki Haley sebagai Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Powell telah memberi tahu para pemimpin senior bank tersebut pada Kamis (11/10/2018) bahwa dia berencana untuk tetap menjabat di Goldman Sachs, menurut sumber terkait.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengutarakan pertimbangan untuk mencalonkan Powell sebagai pengganti Haley, bersama dengan beberapa orang lainnya.

Trump disebut-sebut menghubungi Powell tentang posisi itu pada Minggu (7/10), sebelum Duta Besar PBB saat ini Nikki Haley mengumumkan pengunduran dirinya, dan pada Rabu (10/10).

“Dina tentu saja jadi orang yang saya pertimbangkan dan dia sedang dipertimbangkan," kata Trump, seperti dilansir Bloomberg.

Kepada wartawan, Trump mengatakan mempertimbangkan lima calon untuk posisi itu termasuk Powell. Keputusan terkait hal ini diharapkan akan diambil dalam tiga pekan.

Pada KTT Vanity Fair New Establishment pekan ini, moderator Katie Couric bertanya kepada Goldman Chief Executive Officer David Solomon apakah Powell akan menjadi pilihan yang bagus untuk menggantikan Haley.

“Saya pikir Dina Powell adalah pilihan yang bagus untuk menjadi mitra di Goldman Sachs,” jawab Solomon. Solomon menyatakan keinginannya agar Powell bertahan di perusahaan itu, di mana ia berlaku sebagai anggota dari komite manajemen.

Powell, 45, pernah bertindak sebagai wakil penasihat keamanan nasional untuk Trump. Sebelumnya, ia juga pernah mengabdi di Gedung Putih di bawah pemerintahan George W. Bush.

Kandidat lain untuk menggantikan Haley di antaranya Duta Besar AS untuk Jerman, Ric Grenell, dan Duta Besar AS untuk Kanada, Kelly Craft, menurut sumber terkait.

Pada Selasa (9/10), Haley mengumumkan perihal pengunduran dirinya sebagai Duta Besar AS untuk PBB sebelum akhir tahun ini. Pengumuman tersebut mengejutkan banyak orang di Gedung Putih termasuk Kepala Staf John Kelly dan Wakil Presiden Mike Pence.

Trump mengatakan Haley akan membantunya membuat 'pilihan terakhir' yang akan menggantikannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Donald Trump, Donald Trump

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top