Bolsonaro Tak Akan Terima Hasil Pemilu Brazil Jika Tak Menang

Kandidat presiden Brazil Jair Bolsonaro mengatakan dirinya tak akan menerima hasil Pemilu jika dirinya dinyatakan kalah.
Dhiany Nadya Utami | 29 September 2018 15:38 WIB
Kandidat presiden Brazil Jair Bolsonaro menyanyikan lagu kebangsaan Brazil dalam sebuah pertemuan membahas isu perempuan di Porto Alegre, Brazil, Kamis (30/8). - Reuters/Diego Vara

Bisnis.com, JAKARTA — Kandidat presiden Brazil Jair Bolsonaro mengatakan dirinya tak akan menerima hasil Pemilu jika dirinya dinyatakan kalah.

Lewat siaran televisi yang ditayangkan Jumat (27/9/2018) malam waktu setempat, Bolsonaro ditanya mengenai bagaimana reaksi pihak militer jika kandidat lain, Fernando Haddad dari Partai Buruh, yang terpilih jadi presiden. 

"Saya tidak bisa berbicara untuk para komandan. Dari apa yang saya lihat, saya tidak akan menerima hasil apa pun selain pemilihan yang memenangkan saya," ucapnya, seperti dilansir dari Bloomberg, Sabtu (29/9).

Bolsonaro menyampaikan satu-satunya kemungkinan Haddad bisa menang adalah dengan melakukan kecurangan. Apalagi, dia menilai ada indikasi para petugas dari Mahkamah Pemilu untuk memainkan hasil pemilu.

Saat ini, Bolsonaro memang diunggulkan di pemilihan putaran pertama yang akan digelar pada 7 Oktober 2018, dengan ditempel ketat oleh Haddad. Dari 13 kandidat yang ada, tak ada satupun yang berpotensi untuk bisa mendapatkan 50% plus satu suara dalam satu putaran.

Artinya, para kandidat akan kembali berhadapan di putaran selanjutnya yang digelar pada 28 Oktober 2018.

Poling terakhir yang dilakukan Datafolha dan dirilis pada 20 September 2018 memperlihatkan Bolsonaro unggul dengan 28% suara, sedangkan Haddad memperoleh 22%. Gaya retorika Bolsonaro yang berapi-api disebut sebagai salah satu faktor yang menaikkan elektabilitasnya.

Namun, hasil jajak pendapat Datafolha diperkirakan tidak akan memicu reaksi signifikan dalam aset-aset ekonomi Brazil pada sesi perdagangan pekan depan karena investor telah menghitung faktor kedua kandidat tersebut dalam strategi mereka.

"Momentum Haddad positif, tetapi jajak pendapat tidak akan berdampak negatif terhadap aset lokal pada Senin (1/10) karena pasar tampaknya semakin menerima dia," kata Manajer Portofolio Avantgarde Capital Mario Avelar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brazil

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top