Jokowi: Kita Ini Bernegara Bukan Berbisnis

Presiden Joko Widodo menyatakan pemerataan menjadi kunci kemajuan Indonesia dan infrastruktur menjadi jalan masuknya.
Amanda Kusumawardhani | 24 September 2018 22:33 WIB
Layar menampilkan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam acara pemberian anugerah kepada Presiden Joko Widodo sebagai 'Tokoh Pemerataan Pembangunan' di HUT Kadin ke-50 tahun, Senin (24/9/2018). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo menyatakan pemerataan menjadi kunci kemajuan Indonesia dan infrastruktur menjadi jalan masuknya.

Hal tersebut dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo ketika memberi sambutan pada acara Ulang Tahun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ke-50 tahun di Hotel Ritz Carlton, Senin malam (24/9/2018).

"Mengelola negara sebesar ini tidak gampang. Setiap daerah punya kebutuhan berbeda-beda. Kalau hitung-hitungan politik, ekonomi, bangun cepat ya di Jawa aja," katanya.

Jokowi menambahkan jumlah infrastruktur di Jawa mulai dari pelabuhan, bandara, jalan tol, hingga pembangkit listrik masih kurang, meski jumlahnya masih lebih banyak dibandingkan di luar Pulau Jawa.

"Kalau cara berpikir return economy, kenapa harus bangun di Papua, Maluku Utara, di Nusa Tenggara Timur, Indonesia bagian timur. Kita ini bernegara, bukan berbisnis. Kalau mau hitung-hitungan politik, 60% penduduk ada di Jawa," sebutnya.

Untuk itu, dia mengungkapkan upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur hingga pelosok Indonesia timur bertujuan untuk melakukan pemerataan pembangunan.

Pembangunan infrastruktur diakuinya dapat membuka pusat-pusat ekonomi baru yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka akses masyarakat ke berbagai sektor.

Tag : jokowi, kadin
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top