Menlu Australia Julie Bishop Mengundurkan Diri

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Perdana Menteri baru Scott Morrison pada hari Minggu (26/8/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 Agustus 2018  |  08:09 WIB
Menlu Australia Julie Bishop Mengundurkan Diri
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi (kiri) beramah tamah dengan Menlu dan Perdagangan Australia Julie Bishop dalam pertemuan di Commonwealth Parliamentary Offices, 1 Bligh Street, Sydney, Australia, Jumat (16/3/2018). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Perdana Menteri baru Scott Morrison pada hari Minggu (26/8/2018).

Langkah ini diambil hanya berselang dua hari setelah pertarungan dalam badan kepemimpinan yang berujung pada tergulingnya Malcolm Turnbull dari kursi Perdana Menteri sekaligus menyebabkan pergolakan dalam kabinet.

Bishop menyatakan akan tetap berlaku sebagai anggota parlemen dan belum memutuskan apakah akan mengikuti pemilu berikutnya, yang dijadwalkan pada Mei 2019. Keputusan itu dapat berimplikasi serius bagi pemerintahan Morrison, yang memiliki mayoritas parlemen hanya satu kursi.

Bishop, yang menjabat sebagai menteri luar negeri Australia sejak 2013, digantikan oleh mantan menteri pertahanan Marise Payne dalam susunan kabinet baru yang diumumkan oleh Morrison setelah Bishop mengundurkan diri.

Seperti diketahui, Morrison, yang pernah menjabat sebagai menteri keuangan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Malcolm Turnbull, keluar sebagai pemenang dalam pertarungan untuk kepemimpinan partai Liberal, yang dibawa pesaing sayap kanan pada pekan lalu.

Morrison menjadi perdana menteri keenam Australia dalam kurang dari 10 tahun dan menerima warisan kepemimpinan koalisi antara Liberal dan partai Nasional, dimana mayoritas satu kursinya harus dipertahankan manakala pemilihan sela diadakan.

Kemungkinan bahwa Bishop dapat meninggalkan parlemen sebelum pemilu berikutnya akan menjadi kekhawatiran utama bagi Morrison, karena membuka kemungkinan pemilihan lain yang digelar untuk mengisi kursinya.

Partainya akan harus mengikuti pemilu untuk pemilihan daerah pelabuhan di Sydney, yang secara tradisional merupakan wilayah aman bagi Partai Liberal.

Sementara itu, susunan kabinet baru yang dipimpin Morrison di antaranya diisi Christopher Pyne sebagai menteri pertahanan baru.

Peter Dutton akan mempertahankan posisinya sebagai menteri dalam negeri. Namun, ia tidak akan lagi mengurusi masalah keimigrasian, yang secara politik sensitif di Australia karena pendekatan garis keras yang diambil oleh pemerintah berturut-turut terhadap pencari suaka yang mencoba untuk datang secara ilegal.

Morrison juga telah mengumumkan Angus Taylor sebagai menteri energi yang baru dan Senator Mathias Cormann untuk kembali ke kursi kabinet dan menjabat menteri keuangan dalam kabinet Morrison.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
australia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup