3 Kelemahan dan 4 Kekuatan Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Direktur eksekutif dan peneliti utama lembaga riset Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menghitung kelebihan dan kekurangan calon wakil presiden Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno dalam pemilihan presiden 2019.
JIBI | 18 Agustus 2018 15:12 WIB
Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke PBNU, Kamis (16/8). - JIBI/MUhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur eksekutif dan peneliti utama lembaga riset Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menghitung kelebihan dan kekurangan calon wakil presiden Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno dalam pemilihan presiden 2019.

Sandiaga menyisihkan nama-nama yang beredar di antaranya putra presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, pendakwah Abdul Somad, dan kader PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Berikut hitungan Pangi terhadap cawapres Sandiaga Uno:

Kelemahan Sandiaga:

1.Belum memiliki basis massa yang jelas

2.Belum teruji kecuali di DKI Jakarta karena sempat menjabat wakil Gubernur bersama Anies Baswedan.

3.Bukan representasi pemilih muslim

Partai koalisi yakni PKS, merasa harus menyematkan “gelar” santri post-islamisme pada Sandi. Penyematan “gelar” adalah upaya untuk menjangkau pemilih umat muslim yang tidak terwakili.

Meski begitu, kata Pangi, Sandi tidak bisa diremehkan pasangan inkumben Jokowi. Sandi memiliki kekuatan yang dapat mengubah peta lama menjadi peta baru, membuat gelanggang pilpres lebih ketat dan sengit.

Kekuatan Sandiaga: 

1.Kekuatan logistik

Untuk mengongkosi kampanye pilpres yang memerlukan biaya besar, Sandi siap menanggung sebagian pembiayaan politik ini. “Sandi dinobatkan sebagai salah satu anak muda terkaya di Indonesia,” kata Pangi.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPK, harta Sandi mencapai Rp5 triliun.

2.Menarik konstituen milenial.

Kemampuan ini penting karena pada 2019 sebanyak 75 juta atau 40 persen pemilih berada pada rentang usia 17-38 tahun. Dalam hal ini Sandi adalah kunci.

“Cara berpakaian, cara berkomunikasi, Sandi punya potensi masuk ke dunia yang disenangi kaum millennial dan emak-emak.”

3.Dianggap memiliki kapasitas di bidang ekonomi karena latar belakangnya sebagai pengusaha.

Program ekonomi menjadi krusial bagi pasangan calon ini dalam memengaruhi pemilih.

4.Kesamaan partai antara capres dengan cawapres juga kekuatan Prabowo-Sandi.
Basis sosial dan ideologi yang sama dipastikan akan memudahkan mereka dalam bekerja sama. “Ide dan gagasannya (Sandi) dengan Prabowo tidak akan jauh berbeda.” katanya.

 

Sumber : Tempo

Tag : Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top