LAPORAN DARI JEPANG (3) : Tokyo Dilanda Topan, Pembukaan Festival Indonesia Diundur

Pembukaan secara resmi ajang Festival Indonesia di Hibiya Park, Tokyo, yang dijadwalkan hari ini, Sabtu (28/7/2018) diundur menjadi Ahad (29/7/2018), lantaran badai badai Topan.
Fatkhul Maskur | 28 Juli 2018 02:00 WIB
Pembukaan Acara Peringatan Hubungan Indonesia-Jepang. - 60jpid.com

Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang telah berlangsung selama 6 dasawarsa. Tahun ini, persahabatan kedua negara diperingati dengan berbagai kegiatan, termasuk Festival Indonesia yang akan digelar di Hibiya Park, Tokyo, 28—29 Juli 2018. Dalam rangka peringatan 60 tahun hubungan Indonesia–Jepang, saya dan beberapa jurnalis dari Indonesia berkunjung ke Tokyo atas undangan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia—pabrikan mobil yang 95% sahamnya dimiliki oleh Toyota Motor Corporation (TMC).

Berikut ini laporannya.

 

Pembukaan secara resmi Festival Indonesia di Hibiya Park, Tokyo, sedianya dijadwalkan pagi hari ini, Sabtu (28/7/2018). Namun, lantaran Wilayah Ibu Kota Jepang ini diprakirakan dilanda Badai Topan, pembukaan ajang dalam rangka memeringati 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang itu diundur ke hari Minggu (29/7/2018).

"Ada perubahan jadwal, acara pembukaan diundur ke hari Minggu karena diperkirakan akan ada Badai Topan," kata Denasty Putri, Corporate Public Relations External Affairs Division PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Jumat (27/7/2018) malam.

Toyota merupakan salah satu sponsor utama dalam ajang Festival Indonesia di Hibiya Park, Tokyo, yang rencananya dihelat pada Sabtu-Ahad (28-29/7/2018). Festival seni dan budaya ini digelar dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Ini merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan di sejumlah kota di Indonesia dan Jepang.

Menurutnya, pembukaan tersebut diundur lantaran acara dilakukan di ruang terbuka dengan panggung dan anjungan sehingga berisiko terdampak Topan. "Anjungan dan panggung sudah berdiri. Rencananya malam ini sudah loading ke arena sudah dimulai," ujarnya.

Berdasarkan informasi cuaca yang dirilis accuweather.com, Badai Taifun akan melanda Tokyo mulai Sabtu pagi hingga sore hari. Pada pagi hari, cuaca akan diwarnai dengan hujan lebat disertai halilintar. Pada siang hari hingga sore, hujan akan turun disertai angin kencang.

Adapun, pada Ahad, cuaca diprakirakan sedikit gerimis namun cerah.

Berdasarkan informasi, sejumlah pejabat dan mantan pejabat, serta tokoh bisnis akan hadir di acara pembukaan ini.

Pejabat yang dijadwalkan hadir di antaranya Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah; Arifin Tasrif  Duta Besar Indonesia untuk Jepang; Rachmat Gobel, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang; dan pejabat Kedubes Jepang untuk Indonesia.

Adapun, mantan pejabat yang dijadwalkan hadir di antaranya Megawati Soekarno Putri, Presiden Kelima Republik Indonesia, dan Yasuo Fukuda , mantan Perdana Menteri Jepang. Di samping itu, Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia juga dijadwalkan hadir.

Beragam pagelaran seni dan budaya akan ditampilkan dalam Festival Indonesia, mulai dari seni musikal, seri tari, hingga konser sejumlah grup band dari kedua negara.

Meski pembukaan resmi diundur, namun anjungan dan stan peserta Festival Indonesia dari berbagai instansi dan perusahaan swasta tampak sudah berdiri. Tampaknya mereka berkeyakinan kuat, "Badai Topan pasti berlalu".

 

Tag : Festival Indonesia di Tokyo
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top