SENGKETA LAHAN TAMBANG: Mabes Polri Investigasi Intervensi Oknum Pati Polri

Mabes Polri mengerahkan Tim gabungan dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) untuk menginvestigasi dugaan keterlibatan Perwira Tinggi (Pati) Polri yang mengintervensi kasus sengketa lahan tambang batu bara antara PT Sebuku Tanjung Coal (STC) dan PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) di Kalimantan Selatan
Sholahuddin Al Ayyubi | 28 Juli 2018 00:53 WIB
Brigjen Muhammad Iqbal - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Mabes Polri mengerahkan tim gabungan dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) untuk menginvestigasi dugaan keterlibatan Perwira Tinggi (Pati) Polri yang mengintervensi kasus sengketa lahan tambang batu bara antara PT Sebuku Tanjung Coal (STC) dan PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) di Kalimantan Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Muhammad Iqbal memastikan akan menindak tegas siapapun anggotanya yang tidak patuh terhadap kode etik Polri dan melanggar disiplin seperti salah satunya melakukan intervensi suatu perkara agar dihentikan.

Menurut Iqbal, setelah mantan Danjen Kopassus Soenarko melaporkan tudingan adanya oknum Pati Polri yang memainkan kasus, hal itu bisa dideteksi dengan cara menginterogasi tim penyidik yang tengah menangani perkara sengketa lahan itu.

"Kasus ini kita tindaklanjuti. Makanya setelah itu (laporan) diterima akan digelar siapa yang lakukan proses penyidikan. Namanya gelar perkara untuk meluruskan masalah ini,” tuturnya, Jumat (27/7/2018).

Sementara itu, Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas laporan tersebut meskipun ada tudingan dari pelapor adanya keterlibatan Pati Polri menghentikan perkara itu.

Dia memastikan Divisi Propam Mabes Polri akan professional untuk menuntaskan kasus dugaaan penyelewenangan wewenang aparat kepolisian.

"Divisi Propam Polri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selalu bekerja profesional. Kami akan tangani laporan ini," katanya.

Tag : pertambangan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top