Awas, Gelombang 6 Meter Landa Pesisi Barat Sumatra dan Pesisir Selatan Jawa-Nusa Tenggara

Gelombang tinggi 46 meter berpeluang terjadi hari ini Rabu 925/7/2018) di pesisir barat Pulau Sumatra, pesisir selatan Pulau Jawa, dan pesisir selatan Nusa Tenggara.
Sutarno | 25 Juli 2018 10:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Gelombang tinggi 4—6 meter berpeluang terjadi hari ini Rabu 925/7/2018) di pesisir barat Pulau Sumatra, pesisir selatan Pulau Jawa, dan pesisir selatan Nusa Tenggara.

Hal itu berdasarkan prediksi tinggi gelombang perairan laut yang dikeluarkan Badan Metorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hari ini Rabu (25/7/2018), yang berlaku untuk periode pukul 07:00—19:00 WIB.

BMKG mengklasifikasikan gelombang 4—6  meter sebagai Sangat Berbahaya, sedangkan tinggi gelombang 2,4—4 meter dikategorikan Berbahaya.

Sementara itu, tinggi gelombang 1,25—2,5 meter dikategorikan Sangat Waspada, sedangkan 0,5—12,5 masuk kategori Waspada Ringan.

Berikut sebaran gelombang tinggi berdasarkan empat kategori tersebut yang berlaku hari ini hingga pukul 19:00 WIB.

Ketinggian gelombang 4-6 meter (Sangat Berbahaya)

Perairan utara Sabang, Perairan utara Aceh, Perairan barat P. Simeulue, Perairan barat Kep. Nias – Kep. Mentawai, Perairan Enggano - Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia barat Sumatra, Perairan selatan Banten, Perairan selatan Jawa, Perairan selatan P. Bali – P. Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan P. Sumba, Samudra Hindia selatan Jawa, NTT.

Ketinggian gelombabg 2,5--4 Meter (Berbahaya)

Perairan barat Aceh, Selat Sunda bagian utara, Perairan selatan Flores, Laut Sawu, Perairan selatan P. Sawu – P. Rote.

Ketinggiangelombang 1,25—2,5 meter (Sangat Waspada) 

Selat Malaka bagian utara, Perairan timur P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan selatan Kupang, Selat Ombai, Laut timor selatan NTT, Perairan Kep. Sermata – Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru,  Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan, Selat  Makassar bagian selatan, Selat Lombok bagian utara, Perairan timur Kep. Wakatobi, Perairan Manui – Kendari, Laut Flores bagian timur, Laut Banda, Perairan selatan Kep. Banggai – Kep. Sula, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera.

Ketinggian gelombang 0,5—1,25 meter (Waspada Ringan)

Laut Natuna utara, Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna, Laut Natuna, Perairan timur Kep. Bintan – Kep. Lingga, Perairan Kalimantan Barat, Perairan utara Pangkal Pinang, Perairan timur Lampung, Perairan utara Jawa hingga Kep. Kangean,  Laut Bali dan Laut Sumbawa,  Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Flores bagian barat,  Teluk Bone bagian selatan,  Perairan selatan Baubau, Perairan Kalimantan timur, Selat  Makassar bagian tengah,  Laut Maluku bagian selatan, Perairan selatan Sulawesi utara, Perairan timur Bitung,Teluk Tomini selatan Gorontalo, Teluk Tolo, Laut Seram, Perairan Fakfak – Kaimana, Perairan Amamapre –Agats, Perairan timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat dan Papua, Samudra Pasifik utara Papua barat dan Papua.

Sumber : BMKG

Tag : gelombang tinggi
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top