Bagimana Sih Keseharian Kehidupan Ninja? Ikuti Penjelasan Tiga Professor Ninja Ini

The Japan Foundation, Jakarta, bekerja sama dengan Universitas Mie, Jepang, menyelenggarakan kegiatan pengenalan budaya dengan tema Ninja pada Minggu (15/7/2018) di Hall The Japan Foundation, Jakarta.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 13 Juli 2018  |  17:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - The Japan Foundation, Jakarta, bekerja sama dengan Universitas Mie, Jepang, menyelenggarakan kegiatan pengenalan budaya dengan tema Ninja pada Minggu (15/7/2018) di Hall The Japan Foundation, Jakarta.

Ninja dikenal di seluruh dunia baik melalui film, animasi, buku, dan lainnya. Namun, setelah dilakukan penelitian, ternyata ada penafsiran yang salah mengenai Ninja yang berkembang selama ini.

Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (13/7/2018), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mie di Jepang memiliki departemen studi ninja yang meneliti tentang keberadaan ninja di Jepang. Berdasarkan pengamatan melalui bukti-bukti sejarah dan budaya populer yang berkembang, tiga professor dari Universitas Mie akan berbagi informasi menarik seputar ninja dalam kegiatan yang dimulai pukul 13.30 - 15.30 ini. Ketiga pembicara ini yakni, Yuji Yamada, Katsuya Yoshimura, dan Jinichi Kawakami.

Yuji Yamada lulus dari Fakultas Sastra, Universitas Kyoto, menyelesaikan program pascasarjana di Fakultas Sejarah dan Antropologi, Universitas Tsukuba. Saat ini, dia menjadi pengajar di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mie dalam bidang sejarah kuno Jepang dan sejarah agama abad pertengahan. Beberapa buku yang pernah ditulis antara lain Onryo to ha nanika (What is Evil Spirit?) diterbitkan oleh Chuokoron-shinsha Inc, The Spirit of NinjaKosaiji Books, Ninja no Rekishi (History of Ninja; penerbit: Kadokawa), dan Ninja ha Sugokatta (Ninja was Amazing; penerbit: Gentosha Inc).

Sementara itu, Katsuya Yoshimaru merupakan alumni dari Fakultas Sastra, Universitas Tokyo, dan telah menyelesaikan program Pascasarjana di Fakultas Ilmu Budaya dan Ilmu Sosial, serta program doktoral di Departemen Studi Budaya Jepang. Saat ini, dia menjadi Associated Professor di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mie. Di samping itu, turut mendalami sastra modern Jepang. Buku-buku yang telah ditulisnya antara lain Buki de Yomu Hakkenden (Hakkenden: Read through Weapon) dan Shikitei Sanba to Sono Shhen (Shikitei Sanba and His Surroundings) yang diterbitkan oleh Shinkansha, Ninja Bungei Kenkyu Dokuhon (Ninja Literary Research) yang diterbitkan oleh Kasama Shoin, dan Ninja no Tanjou (The Birth of Ninja) yang diterbitkan oleh Benseishuppan.

Lebih lanjut, Jinichi Kawakami adalah Specially Appointed Professor di Universitas Mie. Saat ini, Kawakami juga menjabat sebagai Direktur Kehormatan Ninja Museum of Igaryu dan merupakan kepala keluarga ke-21 keluarga Ban dari klan Koka. Selain itu, dia juga merupakan seniman bela diri dan peneliti Ninjutsu. Beberapa buku yang pernah ditulisnya adalah Ninja in Illustration (penerbit Nitt Shoin) dan The Rules of Ninja (penerbit Kadokawa).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jepang

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top