Menpora: Alat Ukur Kita Berapa Banyak Medali Yang Diraih

"Alat ukur kita adalah berapa banyak medali yang kita raih di Sea Games, Asian Games dan Olimpiade maupun kegiatan internasional lain, siapkan dari sekarang apa-apa yang perlu diprioritaskan menjelang Olimpiade 2020," tegas Imam Nahrowi.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 03 Juli 2018 13:23 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Mensesneg Pratikno (dari kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menpora Imam Nahrawi, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Ketua Umum Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir meninjau kesiapan kompleks Gelora Bung Karno sebagai lokasi penyelenggaraan Asian Games 2018, di Jakarta, Senin (25/6). JIBI/Bisnis - Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendorong jajarannya untuk mempersiapkan para atlet untuk Asian Games 2018, Sea games dan Olimpiade 2020 agar bisa meraih medali sebanyak-banyaknya.

Imam berharap agar Olyimpic Center di Cibubur dapat terus dikawal karena merupakan kawah candradimukanya atlet elit yang menjadi kewenangan, dan kewajiban Kemenpora untuk menyiapkannya dengan baik.

"Alat ukur kita adalah berapa banyak medali yang kita raih di Sea Games, Asian Games dan Olimpiade maupun kegiatan internasional lain, siapkan dari sekarang apa-apa yang perlu diprioritaskan menjelang Olimpiade 2020," tegas Imam saat Rapat Pimpinan (Rapim) di ruang rapat lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (2/7) yang dikutip dari keterangan resmi situs Kemenpora, Selasa (3/7/2018).

Rapim bersama Sesmenpora Gatot S Dewa Broto serta pejabat Eselon I,  Eselon II dan Staf Khusus itu membahas tentang tindak lanjut persiapan penyusunan pagu indikatif Tahun Anggaran 2019. Menpora ingin beberapa mata anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berdampak langsung kepada kesejahteraan dan pelibatan langsung dari masyarakat.

"Kita harus lebih baik dalam hal pelayanan, bantuan dan sentuhan kepada publik, tahun demi tahun eksistensi Kemenpora semakin dirasakan oleh masyarakat luas dari kegiatan-kegiatan dan sesuai dengan amanat Presiden Jokowi bahwa negara hadir di tengah masyarakat," ungkap Imam Nahrawi.

Selain itu, menurut Imam, Kemenpora bisa menaikkan pagu indikatif 2019 yang sebelumnya sebesar Rp1,9 triliun dengan beberapa argumen konstruktif terhadap program-program besar yang harus dilakukan Kemenpora.

"Kita masih ada harapan untuk menaikkan angka [pagu] indikatif di 2019 dengan alasan-alasan yang konstruktif terhadap program besar yang harus dilakukan pemerintah karena 2019 ini adalah transisi dengan adanya pemilu legislatif, pemilu presiden dan sebagainya," kata Imam.

Tag : kemenpora, anggaran kemenpora
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top