Pantau Bogor, Menkopolhukam Sebut Pilkada Tertib & Damai

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo pelaksanaan pilkada harus bebas dari sengketa.
Jaffry Prabu Prakoso | 27 Juni 2018 12:09 WIB
(Dari kiri-kanan) Ketua DKPP Harjono, Ketua Bawaslu Abhan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Ketua KPU Arief Budiman bertumpu tangan usai Rakor Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jakarta, Senin (25/6/2018). -Bisnis.com - Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor 2018 berlangsung aman, tertib, damai, terkendali, dan lancar.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo pelaksanaan pilkada harus bebas dari sengketa.

"Saya sudah bertemu dengan para petugas di lapangan. Dilaporkan bahwa keadaannya aman dan tertib, terkendali, damai sesuai harapan kita semua dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini. Seperti di Kota Bogor ini, situasinya sangat kondusif, aman, tenang, damai," katanya dalam siaran pers, Rabu (27/6).

Tidak hanya sampai di situ, presiden juga meminta pesta demokrasi ini harus dilaksanakan dengan gembira dan memberi masyarakat kesempatan bebas memilih calon jagoannya. Wiranto mengimbau agar TNI, Polri, dan pejabat negara untuk netral dan tidak memberikan arahan untuk memilih salah satu calon.

Di tempat yang berbeda yakni Tangerang, pantauan Bisnis.com pemilihan berlangsung aman dan tertib. Masyarakat juga antusias memberikan suara dengan sudah datang ke tempat pemilihan suara sebelum dibuka.

Pelaksanaan pilkada serentak berlangsung pada 27 Juni dan akan dilakukan di 171 daerah yang meliputi 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan presiden untuk pilkada 2018 menjadi libur nasional. Ini dilakukan agar masyarakat melakukan hak pilih tanpa terbebani pekerjaan.

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top