Di Tokyo, Wapres JK Serukan Perdamaian dan Stabilitas Global

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global yang didasari keterbukaan.
Lingga Sukatma Wiangga | 12 Juni 2018 13:45 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara dalam konferensi internasional The Future of Asia di Tokyo, Jepang, Selasa (12/6). - Istimewa

Bisnis.com, TOKYO — Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global yang didasari keterbukaan.

Menurutnya, perdamaian dan stabilitas politik merupakan jalan terwujudnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Di sisi lain, kesejahteraan akan menjamin adanya stabilitas nasional serta internasional.

JK memaparkan saat ini muncul tantangan baru di tataran global, yang berupa proteksionisme dan unilateralisme yang semakin berkembang. Contoh yang paling kentara adalah keputusan AS yang meninggalkan Trans-Pacific Partnership (TPP) dan keluar dari Paris Accord.

Langkah itu pun dilanjutkan dengan perang dagang dengan beberapa negara khususnya China. JK mengatakan tindakan itu akan mencederai upaya membangun konsensus dan komitmen global yang dibangun selama puluhan tahun.

“Sejarah memperlihatkan kepada kita bahwa keterbukaan, stabilitas dan kesejahteraan adalah tiga kunci penting di belakang perkembangan peradaban kita. Ketiga hal itu mendapat tantangan. Proteksionisme dan unilateralisme sekarang sedang berkembang,” ujarnya dalam konferensi internasional The Future of Asia di Tokyo, Jepang, Selasa (12/6/2018).

JK menekankan nilai-nilai yang dianut bersama di masa lalu, seperti demokrasi, keterbukaan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan semakin pudar. Hal itu diakibatkan dunia yang terbagi baik secara ekonomi maupun politik.

Oleh karena itu, dia menyeru semua negara untuk bekerja sama menangani masalah global tersebut. Hanya negara-negara yang stabil secara internal yang diyakini dapat berperan secara efektif dalam kerja sama ini.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga menunjukkan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama secara global membangun stabilitas dan keamanan. Indonesia disebut terus berkembang menjadi lebih demokratis dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil.

“Yang terpenting adalah kita tetap memiliki keinginan untuk bekerja sama dan menemukan solusi atas berbagai krisis yang kita hadapi. Kita juga harus terus menumbuhkan nilai-nilai bersama untuk mendukung terciptanya stabilitas dan kesejahteraan bersama,” imbuhnya.

 

Tag : jusuf kalla
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top